Sejarah Berdirinya Daihatsu

Asiandrive.web.id – Daihatsu dibentuk ulang pada tahun 1951 sebagai perusahaan penerus dari Hatsudoki dan pada tahun 1960-an, mereka mulai mengekspor mobil ke Eropa, meskipun penjualannya tidak begitu bagus.

Sejak bulan Februari 1992, sudah menjadi kebiasaan bagi Toyota untuk memasarkan produk-produk Daihatsu di kawasan Amerika Utara.

Bulan Januari 2011, Daihatsu mengumumkan bahwa mereka akan keluar dari pasar Eropa tahun 2013, disebabkan karena terus menguatnya mata uang yen yang menyebabkan kerugian bagi Daihatsu. Penjualan Daihatsu sendiri di Eropa semakin melorot, dari sebelumnya 58.000 unit pada tahun 2007, menjadi hanya 19.000 unit saja pada tahun 2010.

Pada Agustus 2016, Toyota Motor Corporation mengumumkan bahwa mereka telah membeli seluruh saham Daihatsu 100% yang menjadikan Daihatsu sebagai anak perusahaan penuh dari Toyota.

Daihatsu (ADM) mengawali sejarahnya pada tahun 1973. Pada tahun 1973, Astra mendapatkan hak untuk mengimpor kendaraan Daihatsu ke Indonesia. Pada tahun 1976, PT Astra International ditunjuk menjadi agen tunggal, importir dan distributor tunggal kendaraan Daihatsu di Indonesia.

Baca juga : Sejarah Berdirinya BMW

PT Astra International, Daihatsu Motor Co., Ltd. dan Nichimen Corporation bersama-sama mendirikan pabrik pengepresan plat baja, PT Daihatsu Indonesia pada tahun 1978. Kemudian pada tahun 1983, pabrik mesin PT Daihatsu Engine Manufacturing Indonesia (DEMI) didirikan. Pada tahun 1987, PT Nasional Astra Motor didirikan sebagai agen tunggal dan pengimpor kendaraan Daihatsu menggantikan posisi PT Astra International. Kemudian pada tahun 1992, Daihatsu didirikan melalui penggabungan 3 perusahaan yaitu PT Daihatsu Indonesia, PT Daihatsu Engine Manufacturing Indonesia dan PT National Astra Motor.

Sejarah singkat

  • 1907 Hatsudoki Seizo Co., Ltd. didirikan
  • 1951 Penggantian nama perusahaan dengan: Daihatsu Motor Co., Ltd.
  • 1967 Bekerja sama dengan Toyota Motor Corporation
  • 1992 Daihatsu USA kolaps pada Februari
  • 1999 Menjadi anak perusahaan dari Toyota Motor Corporation, dengan Toyota menguasai 51% saham Daihatsu.
  • 2006 Maret. Berhenti dari Australia
  • 2011 Daihatsu akan menginvestasikan 20 miliar yen ($238.9 juta dolar AS) di Indonesia untuk membangun pabrik yang nantinya digunakan untuk memproduksi mobil yang lebih kecil dari Toyota Etios, mobil yang sudah diluncukan di India bulan Desember 2010. Konstruksi pembangunannya dilakukan di atas tanah seluas 70.000 meter persegi dan dimulai tanggal 27 Mei 2011. Pabrik ini mulai beroperasi akhir 2012 dan akan memproduksi 100.000 unit mobil per tahunnya.