Nasib-Mobil-mobil-Made-in-Indonesia

Nasib Mobil-mobil Made in Indonesia

asiandrive Kali ini kami akan mengulas tentang Nasib Mobil-mobil Made in Indonesia. Setiap kali mendengar mobil bikinan dalam negeri, satu mobil yang bakal muncul pasti Esemka. Padahal bukan cuma Esemka, lho. Banyak mobil made in Indonesia lain yang pernah hadir lebih dulu.

Namun karena berbagai hal, salah satunya karena krisis moneter dan kejamnya persaingan pasar otomotif di tanah air, mobil-mobil lokal tersebut berguguran satu demi satu.

Apa saja sih mobil-mobil made in Indonesia tersebut?

1. Maleo

maleo
Mobil Maleo pertama kali diresmikan sekitar tahun 1993 oleh Industri Pesawat Terbang Nusantara (IPTN) yang bekerja sama dengan perusahaan manufaktur otomotif asal Inggris, Rover.

Dilihat dari berbagai sisi, kandungan lokal di mobil ini mencapai sekitar 60 sampai 70 persen.

Sempat sukses dengan melibatkan Presiden RI ke-3 B.J. Habibie dengan membuat 11 rancangan mobil dalam perakitannya. Namun, perjalanan Maleo harus terhenti akibat krisis moneter yang melanda Indonesia.

2. Beta 97

Beta-97

Beta 97 digarap oleh PT Bakrie Motor. Mobil ini sempat menari perhatian publik namun gagal berkembang karena dihajar krisis moneter. Nasibnya seperti Maleo.

Padahal Beta sudah melalui beberapa tes, seperti tes suspensi dan ketahanan getaran selama sembilan bulan, yang menjadi modal awal untuk peluncuran.

Baca Juga : Tiga Mobil Bekas Ini Bisa Jadi Pilihan Dengan bandrol 200 jutaan

3. Mahesa

mahesa

Indonesia juga punya mobil double cabin lho, namanya Mahesa. Mobil ini hasil garapan Sukiyat. Tema utama mobil ini adalah mobil pedesaan. Sehingga fitur-fiturnya disesuaikan dengan tema tersebut.

Mahesa sendiri diambil dari bahasa Jawa Kuno yang berarti kerbau. Yup, mobil ini memang dirancang untuk membantu para petani dan kuat seperti kerbau.

Mahesa hadir dengan tiga varian, yakni double cabin, pick up, dan kendaraan pengangkut alat pertanian.

4. Timor

Timor

Mobil ini diperkenalkan oleh PT Timor Putra Nasional dan mendapat dukungan penuh dari Presiden Indonesia ke-2, Soeharto.

Timor adalah kependekan dari Teknologi Industri Mobil Rakyat. Mobil ini mulai dipasarkan di Indonesia pada pertengahan tahun 1990

Bahkan, Soeharto berencana membangun industri mobil nasional dan tertuang dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 1996 melalui Timor.

Namun sayang, proyek Timor harus berhenti di tengah jalan akibat adanya protes gugatan dari industri otomotif besar dunia, seperti Jepang, Amerika Serikat, serta Eropa.

Makassar-American-Jeep-Komunitas-Khusus-Mobil-Perang

Makassar American Jeep, Komunitas Khusus Mobil Perang

asiandrive Berikut adalah ulasan tentang Makassar American Jeep. Ada banyak komunitas jip di tanah air, salah satunya adalah Makassar American Jeep (MAJ). Berbeda dengan komunitas jip lainnya, MAJ beranggotakan para pemilik jip sisa peninggalan perang.

“Mungkin kita itu klub otomotif tertua di Makassar,” kata anggota MAJ, Nuryadin, Kamis (24/7/2020).

Nuryadin mengatakan MAJ sudah berdiri selama 76 tahun. Uniknya lagi, hari lahir MAJ bertepatan dengan kemerdekaan Indonesia, yakni 17 Agustus. So, gak salah sih jika MAJ mengklaim sebagai komunitas otomotif tertua di Makassar.

Yuk, mengenal lebih jauh komunitas jip satu ini.

1. MAJ khusus mengumpulkan mobil-mobil sisa perang buatan Amerika

MAJ-khusus-mengumpulkan-mobil-mobil-sisa-perang-buatan-Amerika

Satu hal yang paling unik dari MAJ ada pada mobil-mobil dalam komunitas ini, yakni mobil jip militer sisa perang produksi Amerika. Nuryadin menjelaskan basis dari mobil-mobil yang tergabung di MAJ adalah Willys.

“Jadi kalau yang baru-baru, Willys itu kan produknya sama dengan Rubicon, CJ7. Tapi kalau MAJ itu berpatokan hanya dengan satu unit, mobil militer sisa perang. Kan kalau seperti Rubicon itu cucunya Willys,” jelas Nuryadin.

Namun MAJ tetap menerima mobil-mobil serupa selain Willys. Dengan syarat termasuk jip militer yang diproduksi oleh perusahaan Amerika.

“Adapun juga teman-teman yang punya seperti CJ6, boleh gabung karena itu kan buatan Amerika juga. Pada dasarnya, basic-nya tuh Willys. Mobil yang sisa perang,” lanjutnya.

Baca Juga : Mobil-mobil Ini Disulap Jadi Varian Cross

2. Komunitas mobil tua, tapi anggotanya banyak yang muda

Komunitas-mobil-tua-tapi-anggotanya-banyak-yang-muda

Walaupun mobil jip sisa perang ini sarat dengan kesan tua dan kuno, tetapi anggota dari komunitas MAJ ternyata gak melulu berusia lanjut. Nuryadin mengatakan ada juga anggota MAJ berusia 20-an.

“Di MAJ itu ya anggotanya sekitar usia 20 tahun sampai 50-an lah sekarang yang bergabung di sini. Bervariasi itu ya usianya anggota. Jadi tidak tentu di MAJ itu orangnya bapak-bapak semua. Jadi ada yang anak muda,” kata Nuryadin.

Karenanya, bisa dikatakan komunitas MAJ ini menjadi melting pot bagi seluruh kalangan mengekspresikan minat mereka akan jip klasik.

3. Meski jip tua, tapi rajin touring loh

Meski-jip-tua-tapi-rajin-touring-loh.jpeg

Nuryadin mengatakan aktivitas berpetualang MAJ meliputi touring, offroad, roadshow, hingga Jambore bersama dengan komunitas otomotif lain. Sedikit informasi tambahan, MAJ berada di bawah naungan Willys Owner Indonesia (WOI) yang kerap menggerakkan aktivitas Jambore.

Sementara untuk roadshow diadakan setiap minggu pertama awal bulan. “Kita roadshow biasa kumpul di Pantai Losari. Kalau sudah lengkap, kita roadshow keliling, setelah itu kembali lagi ke Pantai Losari. Kalau sudah ngumpul-ngumpul gitu banyak ide-ide yang masuk. Misalnya kapan kita bisa touring ke luar kota,” ucap Nuryadin.

4. Aktif dalam aksi sosial

Aktif-dalam-aksi-sosial

Aktivitas MAJ tidak hanya berpetualang saja, tapi juga banyak terlibat dalam kegiatan sosial. Setuap tahun MAJ misalnya selalu dilibatkan dalam perayaan HUT ABRI dan peringatan Hari Bhayangkara di Makassar. Termasuk juga terlibat dalam penggalangan bantuan ketika ada daerah yang dilanda Bencana.

“Kemarin Sulawesi baru kena bencana di daerah Luwu sana. Saya yang turun langsung mewakili MAJ salurkan bantuan. Jadi kalau ada bencana, anak-anak MAJ biasanya patungan untuk galang bantuan lalu kita salurkan ke sana,” jelasnya.

Mobil-mobil-Ini-Disulap-Jadi-Varian-Cross

Mobil-mobil Ini Disulap Jadi Varian Cross

asiandrive – Berikut adalah ulasan mengenai Mobil-mobil Ini Disulap Jadi Varian Cross .Semakin banyak mobil berbasis Multi-Purpose Vehicle (MPV) yang disulap menjadi Sport Utility Vehicle (SUV). Mobil-mobil tersebut biasanya menyandang nama Cross di belakangnya. Contohnya Mitsubishi Xpander Cross yang dibangun dari basis Xpander.

Langkah pabrikan mengubah MPV atau bahkan sedan –seperti yang dilakukan Toyota terhadap Corolla mereka– menjadi SUV karena saat ini pasar SUV sedang gurih-gurihnya. Demam SUV ini tak hanya di tanah air loh, tapi juga di dunia.

Sampai sejauh ini setidaknya ada 3 mobil yang disulap menjadi Cross atau SUV. Apa saja ketiga mobil tersebut dan apa saja ubahannya?

1. Xpander disulap jadi Xpander Cross

Xpander-disulap-jadi-Xpander-Cross

Xpander Cross diluncurkan pada 2019 lalu oleh PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI). Mobil ini dikembangan dari Xpander. Namun ada ubahan di bagian eksterior, seperti bumper yang terlihat lebih macho, overfender yang terkesan tangguh, serta roof rail menjanjikan mobil ini jadi sebuah SUV.

Cukup dengan Rp10 sampai Rp14 jutaan, pecinta SUV bisa menyulap Xpander jadi Cross dengan memasang beberapa aksesoris yang plug and play.

Namun, kalau kamu ingin membeli langsung varian Xpander Cross, kamu bisa membeli mobil ini dengan opsi transmisi manual 5-percepatan seharga Rp272 jutaan atau transmisi otomatis 4-percepatan yang dibanderol Rp282 juta.

2. Toyota Corolla berbasis sedan

Toyota-Corolla-berbasis-sedan

Biasanya pabrikan lain menjadikan versi Cross dari basis mobil Multi-Purpose Vehicle (MPV). Namun berbeda dengan Toyota yang menggunakan basis sedan untuk Corolla.

Mengusung basis sedan, dikembangkan menjadi sebuah SUV anyar, karena itu Toyota menamai mobil ini Corolla Cross.

Karena basisnya dari sedan, Corolla Cross harusnya bisa lebih nyaman dibandingkan mobil-mobil yang diubah ke versi Cross dari racikan MPV.

Baca Juga : Wuling Dan Komitmennya Bersama Indonesia

3. Crossover Ertiga

ertiga-cross

Berbasis MPV Ertiga, Varian Crossover Ertiga Cross punya banyak perbedaan signifikan terutama di bagian desain.

Varian crossover Ertiga ini memperlihatkan hidung yang tegak, dan rancangan lampu utama yang berbeda dengan menggunakan DRL LEG terintegrasi.

Perubahan total lain juga ada di bumper. Kedua sisi bumper akan dapat tarikan garis ditambah dua bilah chrome lebih kecil pada bagian bawah

Sementara itu, dilengkapi side body moulding dan roof railnya yang jelas memperkuat karakter crossover ala SUV.

Mobil ini dibanderol dengan harga Rp207 juta untuk transmisi manual (MT) dan Rp237 juta untuk transmisi otomatis (AT).

Wuling Dan Komitmennya Bersama Indonesia

Wuling Dan Komitmennya Bersama Indonesia

asiandrive.web.idPada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Wuling Dan Komitmennya Bersama Indonesia.Berikut ini akan kami berikan beberapa ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Wuling Dan Komitmennya Bersama Indonesia.Dan dalam kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang membahas dan mengulas mengenai Wuling Dan Komitmennya Bersama Indonesia

Kalau kita mundur ke 3 tahun lalu, perjalanan Wuling sebagai brand asal China baru di Indonesia bisa dikatakan tidak mudah. Dampak dari masa lalu yang kurang menyenangkan dengan brand asal China membuat banyak pihak meragukan eksistensi dari Wuling Indonesia. Walaupun begitu, perlahan namun pasti Wuling membangun brand image mereka di Indonesia dengan produk dan layanan yang baik.

Nah, tak terasa, pada hari sabtu lalu (11/7), Wuling Motors Indonesia genap memasuki tahun ketiga dalam perjalanannya di industri otomotif Tanah Air. Dan capaian ini membuktikan bahwa Wuling terus berkomitmen dengan konsumennya di Indonesia tak peduli bagaimana masa lalu brand asal China lain di Tanah Air. Sedikit flashback, Wuling memulai langkahnya sejak ground-breaking fasilitas pabrik dan supplier park seluas 60 hektar di Greenland International Center (GIIC), Cikarang, Jawa Barat, pada Agustus 2015. Kemudian pada 11 Juli 2017 pabrik Wuling resmi beroperasi dan menjadikan tanggal tersebut sebagai peringatan hari jadinya di Indonesia.

Selama perjalanan 3 tahun ini, Wuling sudah memperkenalkan beberapa produk unggulan mereka seperti Wuling Confero, Wuling Cortez, Wuling Almaz dan juga Wuling Formo. “Indonesia merupakan pasar yang penting bagi perkembangan bisnis Wuling. Maka dari itu, kami sangat mengapresiasi semua dukungan yang telah diberikan oleh para konsumen serta mitra Wuling selama kurun waktu tiga tahun. Kami akan terus mewujudkan komitmen kami bagi negeri melalui ragam produk andalan serta layanan terbaik sesuai dengan tema ‘Bring the Best for Indonesia’ yang kami bawa dalam perayaan tahun ini,” ujar Nathan Sun selaku Vice President Wuling Motors.

Baca Juga : Mazda Kehabisan Ide Buat Bikin Model Baru

Tak hanya itu, Wuling pun selalu menjamin layanan penjualan serta purnajual dan semakin mendekatkan diri kepada konsumen melalui jaringan diler yang kini mencapai 116 outlet di berbagai daerah di Tanah Air. Kehadiran Wuling di pasar otomotif Indonesia telah mendapatkan respon positif dari masyarakat dan kini jumlah konsumen Wuling berjalan ke angka 50.000 di seluruh Nusantara serta terdapat ribuan loyalis yang tergabung dalam tiga komunitas. Untuk memberikan kemudahan dalam memiliki kendaraan, Wuling juga memiliki captive finance company , yakni Wuling Finance yang mulai beroperasi sejak 9 Mei 2019.Tak hanya itu, dalam kiprahnya di Indonesia, Wuling turut menggandeng Rumah Zakat untuk kegiatan CSR dan menjadi official partner Bali United sebagai wujud kontribusinya bagi Tanah Air.

Belum lama ini, Wuling juga memberikan bantuan ke berbagai pihak untuk memerangi Covid-19 di Indonesia melalui program kepedulian sosial perusahaan bertajuk #BersamaWulingLawanCorona. “Kami akan terus berusaha memberikan kontribusi positif melalui produk dan layanan bagi para konsumen serta senantiasa menyajikan pengalaman ‘Drive For A Better Life’ dalam berkendara bersama Wuling. Oleh karena itu, dalam rangka perayaan hari jadi Wuling, kami menghadirkan beragam promo menarik yang dapat memudahkan para pelanggan untuk memiliki produk Wuling,” imbuh Nathan Sun. Oiya, untuk merayakan hari jadinya yang ketiga, Wuling juga memberikan promo Shopping Festival berupa Gratis biaya servis selama 4 tahun/50.000km dan cashback hingga 5 juta Rupiah.

Mazda Kehabisan Ide Buat Bikin Model Baru

Mazda Kehabisan Ide Buat Bikin Model Baru

asiandrive.web.id Beberapa artikel yang akan kami sajikan untuk anda kali ini ,bisa sangat membantu apabila anda ingin mencari informasi yang berikaitan mengenai Mazda Kehabisan Ide Buat Bikin Model Baru. Dan dalam kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang membahas dan mengulas mengenai Mazda Kehabisan Ide Buat Bikin Model Baru

Hari ini, PT. Eurokars Motor Indonesia (EMI) mengajak rekan media untuk melakukan prosesi test drive menggunakan crossover Mazda CX-30 yang belum lama ini meresmikan kehadirannya di pasar Indonesia. Agendanya adalah sejak pagi semua peserta diajak berkumpul di dealer Mazda Simprug sebelum kemudian dibagi ke dalam beberapa grup, tentu saja grup ini akan mencoba CX-30 secara bergantian.

Tujuan test drive Mazda CX-30 kali ini adalah melesat menuju Bandung, tepatnya ke Situ Patenggang untuk kemudian glamping di Rancabali. Jalan yang dilalui adalah melewati tol layang Japek, lalu ke Cipularang, berhenti sebentar di rest area Km. 88 dan lanjut ke tol Padaleunyi menuju Bandung Selatan. Spoiler alert : Saat ini tim sudah selesai melewati tol Japek pakai Mazda CX-30, mobil ini tidak terlalu berguncang di tol Japek, tapi tenaganya bukanlah yang terbaik.

Situasi perjalanan yang tak lepas dari hujan juga sedikit memberikan kesempatan untuk mengetahui bagaimana peredaman suaramobil ini, plus apa ada perubahan karakter saat Mazda CX-30 harus melalui aspal yang licin. Sekilas info, Mazda CX-30 sebenarnya pakai sasis Mazda 3 namun ditinggikan dan dijadikan crossover. Itulah sebabnya ia memiliki interior yang identik antara Mazda 3 dan Mazda CX-30.

Bahkan setelan suspensi belakang yang berjenis torsion bar masih mirip antara Mazda CX-30 dan Mazda 3. Mazda sendiri mengklaim di mayoritas kondisi harian, mereka sudah menyetel suspensi itu agar tidak terasa seperti torsion bar berkat buntut yang tidak ngebuang dan selalu terasa gesit. Meski demikian, Mazda mengakui kalau benar-benar dibejek habis di sirkuit, baru ketahuan kalau itu masih torsion bar. Untungnya, tak akan ada orang yang mau menggeber mobil ini di sirkuit.

Salah satu sisi baik Mazda CX-30 dibanding Mazda 3 adalah ruang belakang yang lebih memadai, sebab kaca sampingnya lebih besar sehingga kesan lega lebih mengena bagi penumpang belakang. Selain itu juga, atap dan dimensi yang sedikit membesar memang memberikan ruang lebih baik. Selebihnya, harusnya mobil ini sebelas-dua belas dengan Mazda 3. Apa opinimu?

Baca Juga : Subaru WRX STI Gahar Bangau

Buat pabrikan yang tahu kalau usia produknya sudah tidak lagi segar dan penjualannya sudah jauh dari kata mendukung, langkah yang lazim dilakukan adalah penyegaran alias model baru. Bisa facelift, bisa juga perubahan model total. Nah, Nikkei Asian Review kali ini mendapat pembahasan soal Mazda yang berkaitan dengan penyegaran model Mazda, sebab Mazda dikabarkan tidak meluncurkan mobil yang benar-benar baru hingga 2022.

Selain dari Mazda CX-30 dan MX-30, Mazda memang sedang tidak ada model baru. Sejatinya di balik panggung, Mazda memang sedang agak sibuk dengan pengembangan platform baru untuk kendaraan besar dan menciptakan mesin inline 6 baru untuk mobil penggerak roda belakang. Mesin diesel baru, sistem hybrid dan teknologi mobil listrik juga sedang mereka rancang, jadi nampaknya semua sumber daya Mazda larinya ke pengembangan teknologi dulu, bukan produk baru.

Sejumlah pihak meyakini bahwa platform dan mesin baru Mazda bisa benar-benar membawa Mazda hingga selevel dengan Lexus, BMW, Mercedes-Benz dan Audi, jadi bukan setingkat di bawahnya lagi. Pergerakan berani ini tentu punya risiko besar, jadi nampaknya Mazda sudah siap dengan konsekuensinya. Mazda sendiri berharap teknologi yang mereka perkenalkan nanti bisa cukup menjaga minat konsumen sebagai kompensasi atas absennya produk baru.

Laporan investor yang dibuat bulan Maret 2019 mengindikasikan bahwa Mazda memang punya sejumlah langkah di pengembangan teknologi dari 2020 hingga 2025, jadi laporan dari Nikkei Asian Review nampaknya memang mendukung absennya model baru Mazda. Ya karena itu tadi, mau fokus di teknologi, bukan model baru dulu. Jangan sebut-sebut soal rotary dulu, karena Mazda sendiri agak maju-mundur dalam memberikan petunjuk soal mesin itu.

Meskipun konon akan puasa model baru hingga tahun 2022, Mazda tidak akan berhenti mengembangkan teknologi otomotif. Mereka sedang meracik transmisi baru untuk menggantikan transmisi 6-speed mereka yang sudah jadul, mesin diesel baru untuk tahun ini dan berbagai macam teknologi lain. Apa opinimu?

Subaru WRX STI Gahar Bangau

Subaru WRX STI Gahar Bangau

asiandrive.web.id Beberapa artikel yang akan kami sajikan untuk anda kali ini ,bisa sangat membantu apabila anda ingin mencari informasi yang berikaitan mengenai Subaru WRX STI Gahar Bangau. Dan dalam kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang membahas dan mengulas mengenai Subaru WRX STI Gahar Bangau

Sebagai ujung tombak citra Subaru, Subaru takkan keberatan membuat Subaru WRX STI yang lebih hardcore demi menyelamatkan citranya di mata dunia otomotif. Subaru WRX STI Type RA adalah keturunan terakhir Subaru WRX STI yang diperuntukkan bagi laskar Subaru enthusiast garis keras yang ingin potensi terbaik dari mobil sport berdarah reli ini. Berhenti disana sajakah Subaru? Tidak.

Sekali lagi, tidak. Hari Senin kemarin, Subaru merilis teaser berupa emblem “TC380”, dan ini bisa jadi hadir sebagai indikasi datangnya Subaru WRX STI TC380. Angka 380 bisa dipastikan soal tenaga mesinnya, alias bertenaga 380 PS. Jika benar, ini bisa jadi Subaru WRX STI paling bertenaga yang pernah ada, meskipun almarhum Mitsubishi Lancer Evo FQ-400 masih bisa mentertawai Subaru dengan cara,”Baru sekarang bikin 380 PS, sob? Pfft… Gue udah dari dulu punya yang 400 PS.”

Kembali ke Subaru, mereka meminta masukan dari pembalap WRC, Toshihiro Arai untuk membangun Subaru WRX STI TC380 ini. Nantinya, mesin flat-4 turbo bawaan WRX STI akan digarap ulang dengan suku cadang yang lebih yahud. Komponen penting seperti turbo, catalytic converter dan sistem exhaust akan pakai punya HKS, sementara strut brace dan intake akan diganti dengan perusahaan aftermarket kepunyaan Arai-san.

Mengenai kosmetik sekaligus fungsi, Subaru WRX STI TC380 bakal didandani dengan lip spoiler carbon fiber dan jok bucket keluaran Recaro khusus untuk driver dan penumpang depan. Inspirasi awal dari Subaru WRX STI TC380 ini adalah mobil balap WRX STI RA NBR, mobil yang merajai gelar sedan tercepat di Nurburgring. Ngomong-ngomong gelar, Subaru nampaknya juga sedang haus gelar dengan keliling kesana kemari demi mencatatkan rekor.

Nurburgring sudah dikuasai, Goodwood juga sudah, Isle of Man juga sudah, dan sekarang Subaru WRX STI juga sudah menuntaskan rekor Transfagarasan. Sepertinya alasan Subaru membuat Subaru WRX STI TC380 ini adalah untuk merayakan rekor-rekor tersebut meski Subaru sedang rugi gara-gara recall dan aksi curang mereka soal emisi dan tes parkir. Subaru WRX STI TC380 ini rencananya akan dibuat sebanyak 50 unit dan khusus pasar Jepang, jadi jangan harap banyak ya.

Baca Juga : Crossover Jazz Siap Menjelajah Eropa

Subaru memang telah menuntaskan masa bakti mesin EJ25 yang menjadi identitas dari Subaru WRX STI, tapi mobilnya sendiri masih belum berakhir. Telah diketahui bahwa Subaru punya konsep Viziv Performance yang diklaim akan jadi penerus dari Subaru WRX STI. Jika memang ada penerusnya, mesin apa yang nanti akan dipakai? Tadinya kami kira akan pakai mesin FA20 dari WRX non STI, tapi ternyata belum tentu begitu.

Forbes mengutip sesosok narasumber yang diklaim punya kedekatan dengan Subaru dan tahu satu-dua hal soal mesin baru Subaru WRX STI. Mesin yang konon akan dipakai adalah mesin boxer 2.400 cc 4 silinder FA20 plus turbo dengan tenaga minimal 400 hp dan torsi 489 Nm. Alasan dipilihnya mesin FA24 adalah gara-gara aturan efisiensi BBM dan gas buang yang kian ketat, di mana mesin EJ25 gagal lulus dua syarat tersebut.

Mesin FA24 Subaru bisa ditemui di berbagai macam model, semisal Subaru Ascent, Legacy dan Outback. Standarnya, mesin FA24 punya 260 hp dan 375 Nm. Khusus untuk Subaru WRX STI, Subaru akan memasangkan crankshaft baru yang sudah diperkuat, piston yang lebih tangguh, timing balance yang lebih optimal, katup dan intake yang sudah disetel ulang dan boost turbo yang lebih besar.

Subaru juga konon sudah mempelajari mesin-mesin 4 silinder lain dengan tenaga super sebagai patokan. Ada juga warta bahwa mesin yang dipelajari oleh Subaru termasuk mesin M139 milik Mercedes-AMG dengan angka “45”, seperti A45, CLA45 dan GLA45. Memang mesin itu dinobatkan sebagai mesin 4 silinder terkuat, sebab sanggup menghasilkan 416 hp dan hampir 500 Nm dari mesin 2.000 cc turbo. Buat mesin 4 silinder road legal, itu angka yang gila sekali.

Selain Subaru WRX STI, Subaru juga akan membenamkan mesin FA24 ke Subaru BRZ generasi kedua, namun khusus BRZ nampaknya peranti turbo akan dilepas. Buat apa turbo, toh BRZ memang diset sebagai adiknya WRX STI kok. Jika BRZ pakai mesin itu, pasti Toyota juga akan pakai untuk GR 86 generasi kedua nanti.

Crossover Jazz Siap Menjelajah Eropa

Crossover Jazz Siap Menjelajah Eropa

asiandrive.web.id Beberapa artikel yang akan kami sajikan untuk anda kali ini ,bisa sangat membantu apabila anda ingin mencari informasi yang berikaitan mengenai Crossover Jazz Siap Menjelajah Eropa. Dan dalam kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang membahas dan mengulas mengenai Crossover Jazz Siap Menjelajah Eropa

Setelah Jepang, kini pada Maret 2020 dikabarkan bahwa Honda akan segera memperkenalkan Jazz terbarunya di Benua Eropa. Dimana, mobil hatchback tersebut akan diperkenalkan bersamaan dengan ajang Geneva Motor Show 2020.Tak hanya Jazz model regular saja, menariknya bahwa Honda pun kabarnya juga akan menampilkan varian lain, yakni Honda Jazz Crosstar. Tentu saja, kabar mengenai varian baru dari Jazz Series ini memicu banyak spekulasi publik sekaligus membuat publik penasaran.Sementara itu, mendasarkan atas laporan baru yang dikutip dari Paultan pada akhir Februari 2020, disebutkan bahwa hatchback buatan Honda varian terbaru tersebut hadir sebagai hasil dari inspirasi kombinasi antara hatchback dan SUV. Dengan kata lain, model Crosstar ini adalah Jazz versi Crossover.

Sebagai pembeda dengan model reguler, kabarnya bahwa Jazz Crosstar tersebut nantinya bakal hadir dengan over fender hitam di sekujur bodi, roof rails. Selain itu, tak lupa juga bahwa pada bagian ground clearance pun dibuat lebih tinggi dari Jazz standar agar memperkuat kesan SUV.Di satu sisi, untuk soal teknologi dapur pacunya, agaknya Honda Jazz Crosstar yang dijual di Benua Biru tersebut dipastikan bakal mengusung mesin yang sama dengan model yang dijual di Jepang. Yakni, mesin berteknologi hybrid e-HEV yang terbilang sangat ramah lingkungan.

Secara teknis, untuk soal dapur pacu yang dibawa mobil ini akan mengusung dua motor elektrik berukuran kompak yang mana nantinya akan dikolaborasikan dengan mesin bensin 1.5 liter DOHC i-VTEC. Selain itu, akan didukung pula dengan baterai lithium-ion serta transmisi fixed-gear.Sebagai mobil listrik, Honda Jazz Crosstar ini tentu akan membawa baterai yang mana ditempatkan di bagian belakang. Meski demikian, agaknya pembenaman baterai tersebut tak akan banyak berpengaruh pada kabin. Justru, mobil ini tetap bisa mengusung Magic Seat yang menawarkan ruang bagasi dengan kapasitas yang cukup lega.

Tak lama lagi, Honda Jepang dipastikan bakal segera meluncurkan hatchback kebanggaannya, yakni Honda Jazz terbarunya. Peluncuran mobil tersebut akan dirilis pada 23 Januari 2020 di ajang pameran otomotif TMS 2019.Jelang waktu perilisan hatchback ini, pihak Honda pun dikabarkan mulai menggoda publik dengan beebrapa bocoran. Kali ini, Honda memperlihatkan siluet Honda Jazz terbaru tersebut yang menginterpretasikan sebuah bayangan. Tentu saja, hal tersebut memicu imajinasi publik terkait mobil hatchback ini.

Apabila kita melihat desain dari bayangan siluet mobil ini, agaknya mobil ini memiliki sedikit kesamaan dengan spyshot yang sempat disamarkan kamuflase pada bocoran foto yang meruak beberapa bulan terakhir ini.Sudut desainnya pun kini lebih mengedepankan gaya khas membulat, berbeda dengan model sebelumnya yang lebih mengedepankan tarikan garis runcing dan tampilan yang lebih gahar. Tampak dengan jelas bagaimana bentuk lampu LED didesain ulang dengan ukuran yang jauh lebih besar. Kemudian, pada bagian bodi belakangnya, terlihat pula lampu belakang vertikal naik di pilar belakang hilang. Ditukar perangkat rumah lampu horizontal, memanjang ke pintu belakang.

Baca Juga : Ferrari Mobil Laki Siap Gagahkan SUVnya

Sementara itu, untuk rumah kaca kecil pada bagian pilar depan maupun belakang masih tampak dipertahankan. Bahkan, menurut rumor yang beredar, Honda Jazz generasi anyar ini kabarnya akan menggunakan sebuah logo baru yang jauh lebih berkarakter, ditulis dalam huruf besar dan semuanya dalam posisi tegak.Sedangkan untuk perform mesinnya sendiri, berdasarkan beberapa bocoran yang meruak, Honda Jazz model baru ini akan membawa mesin 1.0 liter dengan dorongan Turbocharged 3 silinder. Dimana, mesin varian hybrid pun juga akan ditawarkan sebagai pilihan yang membawa dua motor penggerak.Sayangnya, untuk soal harga jualnya, agaknya masih belum ada informasi secara lebih rinci dan detail. Wajar saja mengingat pihak Honda belum meluncurkannya secara resmi. Kita tunggu saja kabar terbaru mengenai Honda Jazz model anyar ini.

Pembaruan Honda Jazz terbaru memang saat ini tengah menjadi topik perbincangan yang cukup hangat , khususnya di kalangan pecinta city car. Perlu untuk diketahui bahwa sebelumnya dikabarkan juga bahwa mobil buatan pabrik asal Jepang ini akan ditawarkan dengan versi hybrid. Namun, agaknya hal tersebut rupanya belum cukup.

Bukan tanpa alasan mengingat Honda Jazz sendiri disebut-sebut akan ditawarkan dengan versi full elektrik. Tentu saja, hal ini menjadi sebuah kabar yang menarik perhatian publik.Di sisi lain, jika ditelisik sebenarnya untuk versi hybrid Jazz pun sudah cukup menarik. Apalagi hatchback garapan pabrik asal negeri Sakura itu dibekali mesin yang sama dengan CR-V hybrid.Belum lagi, menurut laporan terbaru yang dikutip dari Carscoops, disebutkan bahwa kabar terbaru menyebut jika kini tengah dikonfirmasi ke pabrikan Jepang itu adalah soal powertrain listrik. Dimana, saat ini isue yang mulai berkembang adalah, Jazz versi listrik akan bersaing dengan Nissan Leaf.

Apabila memang benar demikian adanya maka akan diposisikan sebagai penantang Nissan Leaf. Tentu saja, dengan begitu secara otomatis nantinya daya jangkau Honda Jazz listrik tak jauh-jauh dari Leaf. Nissan Leaf sendiri memiliki daya jangkau sekitar 300 kilometer dalam kondisi baterai penuh.Selain dua powertrain yang menjadi sumber tenaga baru, Jazz juga masih dibekali mesin konvensional. Masih ada mesin bensin dan diesel untuk Honda Jazz 2020. Yang tak lain tan tak bukan yaitu mesin bensin 1.0L turbocharger 3-silinder dan diesel 1.5L.

Ferrari Mobil Laki Siap Gagahkan SUVnya

Ferrari Mobil Laki Siap Gagahkan SUVnya

asiandrive.web.id Beberapa artikel yang akan kami sajikan untuk anda kali ini ,bisa sangat membantu apabila anda ingin mencari informasi yang berikaitan mengenai Ferrari Mobil Laki Siap Gagahkan SUVnya. Dan dalam kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang membahas dan mengulas mengenai Ferrari Mobil Laki Siap Gagahkan SUVnya

Saat ini, rasanya Ferrari punya banyak sekali model buat ukuran sebuah merek supercar. Ada F8 Tributo, ada 812 Superfast, ada GTC4Lusso, ada SF90 Stradale dan yang paling baru adalah Ferrari Roma. Kalau menghitung SUV Purosangue yang masih dalam tahap perencanaan, jadi ada enam. Ferrari mengakui ingin memperluas cakupan penggunanya yang tertarik pada mobil yang “tidak intimidatif”. Tidak intimidatif artinya mudah dibawa oleh siapa pun, pria atau wanita.

Ferrari Roma sendiri diakui telah banyak menarik konsumen wanita ke Ferrari, tapi Ferrari sendiri tidak berminat jika ditawarkan ide bikin mobil khusus untuk kaum hawa. Kepala Pemasaran dan Komersial Ferrari, Enrico Galliera mengungkapkannya kepada Arabian Business. Menurutnya, Ferrari tak akan bikin mobil khusus wanita karena konsumen wanita Ferrari sendiri memang tidak ingin ada “Ferrari khusus wanita”.

Terlebih, jika Ferrari bikin mobil khusus wanita, dikhawatirkan aka nada efek negatif ke penjualan dan perancangan model baru berikutnya, termasuk kekhawatiran bahwa nanti konsumen laki-laki ogah beli Ferrari dan lari ke merek lain. Kasarnya, Ferrari ingin orang beli Ferrari karena “Ferrari itu kencang”,”Ferrari itu keras suaranya”,”Ferrari itu berkelas”,”Ferrari itu tradisi balapnya kuat,” dan lain-lain, tapi Ferrari tidak ingin orang batal beli Ferrari dengan alasan mereknya terkenal sebagai mobil cewek.

Lagipula, tanpa merancang model khusus wanita pun Ferrari mengalami pertumbuhan pemakai dari kaum hawa. Peningkatan ini diklaim karena beberapa acara yang digelar Ferrari belakangan selalu dibuat untuk pasangan pria-wanita, jadi kebetulan wanitanya juga bisa menikmati Ferrari. Galliera mengakui kalau konsumen wanita Ferrari ketakutan untuk menyetir model-model kelas kakap seperti 488 Pista, makanya Ferrari Roma yang lebih bersahabat bisa jadi teman mereka.

Meski demikian, ia menekankan bahwa Ferrari Roma tidak dibuat untuk jenis kelamin tertentu. Pria atau wanita, semua bisa pakai. Satu hal penting, Ferrari tidak akan pernah mau merilis Ferrari Roma warna pink, berapa pun konsumennya berani bayar.”Kami ini merek mobil sport, dan ada beberapa kombinasi warna atau warna tunggal yang kami yakini tidak boleh ada di sebuah Ferrari,” katanya.

Demam SUV memang sedang menjangkiti hampir semua pabrikan otomotif di dunia, tak terkecuali merk – merk mobil kencang nan prestisius yang biasanya hanya memproduksi supercar ataupun hypercar. Nah, salah satu pabrikan yang tengah bersiap untuk menyambut SUV pertama mereka adalah Ferrari. Bahkan, mereka juga sangat tertarik dan tertantang untuk memproduksi SUV pertama mereka ini.

Baca Juga : Porsche Akali Mesin Dan Audio System

Mengutip dari AutoCar, Chief Technical Officer dari Ferrari, Michael Leiters mengungkapkan ketertarikannya dalam menggarap SUV pertama Ferrari. Leiters menyebutkan bahwa kehadiran SUV ini adalah tantangan bagi pihak Ferrari untuk membuka segmen yang sepenuhnya baru. Leiters juga menambahkan bahwa pihaknya juga harus menghadapi tantangan dalam bidang engineering dengan kehadiran SUV di kubu Ferrari. Seperti yang kita ketahui bersama, Ferrari sudah menetapkan bahwa pada tahun 2022 SUV mereka akan diperkenalkan secara resmi.

Nama ‘Purosangue’ sendiri sudah dipilih untuk menjadi identitas dari SUV Pertama Ferrari. Ferrari Purosangue nantinya bakal berhadapan dengan rival yang sudah ada, seperti Lamborghini Urus. Nah, Ferrari Purosangue sendiri saat ini diberi kode ‘175’, dan menjadi salah satu dari 15 mobil baru Ferrari yang akan diperkenalkan hingga tahun 2023 mendatang. Ferrari Purosangue alias si 175 ini kabarnya bakal menggunakan arsitektur front-mid-engine dengan variasi mesin mulai V6 hingga V12. Untuk sistem gerak, Ferrari Purosangue rumornya akan berpenggerak AWD dan RWD.

Konfigurasi jok yang ditawarkan adalah 2+2 seater dan 4 seater. Apa Bedanya? Jelas 4 seater memiliki ruang yang lebih lega, sedangkan 2+2 seater nampaknya memiliki jok belakang yang lebih pas diduduki oleh anak kecil. Teknologi PHEV juga kabarnya akan ditawarkan Ferrari untuk SUV pertama mereka ini. Leiters menambahkan, salah satu tantangan lain dalam mendesain Ferrari Purosangue ada pada bagian interior. Beliau menyebutkan bahwa Ferrari Purosangue akan memiliki ruang lebih luas dari mobil – mobil lain yang diproduksi pabrikan Italia ini.

Artinya, ergonomi dan kenyamanan ruangnya akan lebih baik, namun di saat yang bersamaan, pihak Ferrari juga harus memastikan bahwa karakter sporty di dalam mobil ini juga terjaga. Jadi, kita tunggu saja kejutan dari pabrikan Kuda Jingkrak ini melalui Ferrari Purosangue, masih 2 tahun lagi euy. Apa Tanggapan kalian?

Porsche Akali Mesin Dan Audio System

Porsche Akali Mesin Dan Audio System

asiandrive.web.id Salah satu monster aspal,Porsche mulai melakukan modifikasi di audio dan juga penggunaan mesin 4000ccnya. Beberapa artikel yang akan kami sajikan untuk anda kali ini ,bisa sangat membantu apabila anda ingin mencari informasi yang berikaitan mengenai Porsche Akali Mesin Dan Audio System. Dan dalam kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang membahas dan mengulas mengenai Porsche Akali Mesin Dan Audio System

Jika ada hal yang kurang berkenan dengan duet Porsche 718 Cayman dan Boxster, itu adalah suara mesin flat 4 turbonya. Hanya suara mesinnya saja ya. Performa dan respon dari mesin 2.000 cc serta 2.500 cc flat 4 turbo milik 718 Boxster dan Cayman memanglah bagus, tapi suaranya bukan suara yang berkharisma dan merdu macam mesin flat 6 lamanya. Masa Porsche suaranya seperti Subaru? Kalau Subaru bersuara Subaru sih tak apa-apa.

Menyadari hal ini, Porsche akhirnya menawarkan mesin 4.000 cc flat 6 non turbo di 718 Cayman GTS dan 718 Boxster GTS. Ini berarti ada perubahan lagi di pilihan mesin Cayman dan Boxster pada tiap tipe. Rinciannya sebagai berikut : Cayman dan Boxster biasa dan tipe “T” dapat mesin 2.000 cc turbo, Cayman dan Boxster tipe “S” dapat mesin 2.500 cc turbo, Cayman dan Boxster GTS dapat mesin baru 4.000 cc flat 6 non turbo ini, sementara Cayman GT4 dan Boxster Spyder dapat mesin 4.000 cc flat 6 non turbo terbaik dengan 414 hp.

Nah, mesin 4.000 cc flat 6 non turbo di Cayman GTS dan Boxster GTS baru kodenya 9A2, mirip dengan versi GT4 dan Spyder tapi dengan tenaga lebih kecil, yakni 395 hp. Lebih kecil 19 hp dari kakak-kakaknya, tapi naik sekitar 30 hp dari versi GTS lama. Selain tenaga naik, jaminan mutu dari pengalaman mengendarai Porsche akan menjadi lebih paripurna dan kental berkat kembalinya simfoni merdu suara mesin flat 6 khas Porsche yang tidak diganggu dengan suara turbo.

Terus, apa baik mengambil keputusan mengembangkan mesin ini buat tipe GTS? Hari ini banyak pabrikan yang sudah melangkah ke energi alternatif seperti listrik dan hydrogen, bahkan Porsche sendiri sudah punya Porsche Taycan yang merupakan sebuah mobil listrik. Sampai kapan mesin 4.000 cc flat 6 ini akan hidup? Dr Frank Walliser, wakil presiden lini produksi Porsche 718 dan Porsche 911 memberikan jawabannya kepada Car Throttle.

Menurutnya, saat ini mesin 9A2 bisa hidup karena sudah lolos aturan emisi Euro 6DG-Temp. Itu juga berkat teknologi saringan partikulat bensin dan cylinder deactivation management. Teknologi yang disebut terakhir ada juga di Honda Accord V6 generasi 8 dan Mazda 6 terbaru. Akan tetapi, ke depannya Porsche harus memutar otak supaya mesin ini bisa lolos tes emisi yang lebih ketat, utamanya legislasi “AP” dan Euro 7.

“Saat ‘AP’ datang, kami harus memenuhinya… ‘AP’ adalah tahap akhir Euro 6 yang harusnya akan dipakai hingga 2023,”kata Dr Frank Walliser.”Mudah-mudahan 3 tahun setelah itu kami bisa tenang, lalu mungkin ada peningkatan lagi setelah ‘AP’, baru setelahnya ada perubahan besar, yakni datangnya Euro 7,” tambahnya. Artinya, paling tidak mesin ini bisa bertahan hidup sampai 2023, atau jika tak ada halangan, tahun 2026 juga masih bisa.

Standar-standar Euro 7 masih belum diketahui, jadi susah mengira-ngira apa mesin ini bisa benar-benar lanjut sampai 2026. Meski ada gosip bahwa Cayman dan Boxster akan berubah jadi mobil listrik, tapi,”Pertanyaannya, seberapa cepat pasarnya akan terbentuk? Apakah layak? Apa mobil ini akan tetap keren? Inilah yang harus kita pertimbangkan – bagaimana kita bisa menjaga roh dan jiwa mobil ini.”

Baca Juga : Cara Pegang Setir Yang Handal Dan Benar

Ia mengambil contoh Porsche Taycan. Menurutnya,”Taycan sudah menunjukkan kalau kita bisa bikin mobil listrik yang rasa dan jiwanya masih sangat Porsche. Menyetirnya terasa sangat Porsche, rasa pengalamannya juga Porsche.” Tambah Walliser,”Jika kita bisa mempersembahkan mobil sport dengan cara tadi, kenapa tidak? Saat ini kita harus melihat segala alternatif – Ada hybrid, ada mobil listrik, ada mesin non-turbo.”

Menurutnya, Porsche mempunyai Unique Selling Point (USP) alias nilai jual khas dengan menawarkan mesin non turbo di mobil sport tahun 2020-an. Karena hari gini semua mobil pakai turbo, kini mesin non-turbo performa tinggi jadi terasa berbeda.”Kami juga menjual emosi dan melakukan hal yang tak pernah terbayangkan,” tutupnya.

Porsche menjadi salah satu pabrikan otomotif yang secara resmi merilis mobil listrik mereka, yaitu Porsche Taycan. Langkah ini menjadi sebuah catatan positif mereka di dalam dunia otomotif, apalagi karena keberanian mereka untuk mencoba menjual mobil listrik. Nah, kalau kita bicara mobil listrik, sebenarnya ada satu hal yang selalu menarik untuk dibahas dan menjadi nature dari sebuah mobil listrik, yaitu suara. Yap, mobil listrik bersuara hening, dimana terlihat keren dan modern, namun juga menjadi polemik bagi beberapa pihak.

Bagi beberapa pihak, mobil listrik juga tetap perlu mengeluarkan suara. Salah satunya adalah untuk penanda keberadaan dari mobil tersebut, kaitannya adalah perkara safety. Kalau menurut kami, mobil listrik Porsche sendiri juga perlu memiliki suara, bukan sekedar sebagai penanda keberadaan mobil namun juga untuk membangkitkan kesan sporty yang sudah menjadi identitas sebuah Porsche. Baru – baru ini, pihak Porsche memutuskan untuk membeli saham dari DSP Concepts. Bagi kalian yang asing dengan perusahaan ini, DSP Concepts adalah perusahaan asal Silicon-Valley yang bergerak di bidang audio.

DSP Concepts sendiri memiliki keahlian di pengembangan perangkat lunak untuk audio signal processing dan audio algorithm. Total investasi yang ditanamkan Porsche di perusahaan ini mencapai 14,5 juta USD. Nah, Porsche sendiri bukanlah pabrikan otomotif pertama yang menanamkan modal di DSP Concepts. Sebelumnya, sudah ada BMW iVentures yang juga menanamkan modal di perusahaan ini. DSP Concepts sendiri menawarkan pengembangan platform audio yang canggih bernama Audio Weaver. Audio Weaver sendiri menawarkan plaform untuk pengembangan algoritma audio in-house. Nah, platform inilah yang akan digunakan di Porsche Taycan.

“Kita semua sudah familiar dengan keunikan suara mesin ICE Porsche. Dan kami ingin mentransferelemen esensial Porsche tersebut ke mesin listrik yang ada di Posche Taycan”, ujar VP of Electric/Electronics Development Porsche, Oliver Seifert. Nah, Porsche merasa teknologi yang dimiliki DSP Concepts akan mewujudkan apa yang ingin dikembangkan Porsche pada Taycan. Kami sendiri juga cukup penasaran seperti apa suara yang ingin ditanamkan oleh pihak Porsche pada mobil listrik pertama mereka. Tentunya tidak jauh – jauh dari suara khas mobil ICE mereka yang membuat eargasm para petrolhead.

1 2 3 4