Subaru WRX STI Gahar Bangau

Subaru WRX STI Gahar Bangau

asiandrive.web.id Beberapa artikel yang akan kami sajikan untuk anda kali ini ,bisa sangat membantu apabila anda ingin mencari informasi yang berikaitan mengenai Subaru WRX STI Gahar Bangau. Dan dalam kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang membahas dan mengulas mengenai Subaru WRX STI Gahar Bangau

Sebagai ujung tombak citra Subaru, Subaru takkan keberatan membuat Subaru WRX STI yang lebih hardcore demi menyelamatkan citranya di mata dunia otomotif. Subaru WRX STI Type RA adalah keturunan terakhir Subaru WRX STI yang diperuntukkan bagi laskar Subaru enthusiast garis keras yang ingin potensi terbaik dari mobil sport berdarah reli ini. Berhenti disana sajakah Subaru? Tidak.

Sekali lagi, tidak. Hari Senin kemarin, Subaru merilis teaser berupa emblem “TC380”, dan ini bisa jadi hadir sebagai indikasi datangnya Subaru WRX STI TC380. Angka 380 bisa dipastikan soal tenaga mesinnya, alias bertenaga 380 PS. Jika benar, ini bisa jadi Subaru WRX STI paling bertenaga yang pernah ada, meskipun almarhum Mitsubishi Lancer Evo FQ-400 masih bisa mentertawai Subaru dengan cara,”Baru sekarang bikin 380 PS, sob? Pfft… Gue udah dari dulu punya yang 400 PS.”

Kembali ke Subaru, mereka meminta masukan dari pembalap WRC, Toshihiro Arai untuk membangun Subaru WRX STI TC380 ini. Nantinya, mesin flat-4 turbo bawaan WRX STI akan digarap ulang dengan suku cadang yang lebih yahud. Komponen penting seperti turbo, catalytic converter dan sistem exhaust akan pakai punya HKS, sementara strut brace dan intake akan diganti dengan perusahaan aftermarket kepunyaan Arai-san.

Mengenai kosmetik sekaligus fungsi, Subaru WRX STI TC380 bakal didandani dengan lip spoiler carbon fiber dan jok bucket keluaran Recaro khusus untuk driver dan penumpang depan. Inspirasi awal dari Subaru WRX STI TC380 ini adalah mobil balap WRX STI RA NBR, mobil yang merajai gelar sedan tercepat di Nurburgring. Ngomong-ngomong gelar, Subaru nampaknya juga sedang haus gelar dengan keliling kesana kemari demi mencatatkan rekor.

Nurburgring sudah dikuasai, Goodwood juga sudah, Isle of Man juga sudah, dan sekarang Subaru WRX STI juga sudah menuntaskan rekor Transfagarasan. Sepertinya alasan Subaru membuat Subaru WRX STI TC380 ini adalah untuk merayakan rekor-rekor tersebut meski Subaru sedang rugi gara-gara recall dan aksi curang mereka soal emisi dan tes parkir. Subaru WRX STI TC380 ini rencananya akan dibuat sebanyak 50 unit dan khusus pasar Jepang, jadi jangan harap banyak ya.

Baca Juga : Crossover Jazz Siap Menjelajah Eropa

Subaru memang telah menuntaskan masa bakti mesin EJ25 yang menjadi identitas dari Subaru WRX STI, tapi mobilnya sendiri masih belum berakhir. Telah diketahui bahwa Subaru punya konsep Viziv Performance yang diklaim akan jadi penerus dari Subaru WRX STI. Jika memang ada penerusnya, mesin apa yang nanti akan dipakai? Tadinya kami kira akan pakai mesin FA20 dari WRX non STI, tapi ternyata belum tentu begitu.

Forbes mengutip sesosok narasumber yang diklaim punya kedekatan dengan Subaru dan tahu satu-dua hal soal mesin baru Subaru WRX STI. Mesin yang konon akan dipakai adalah mesin boxer 2.400 cc 4 silinder FA20 plus turbo dengan tenaga minimal 400 hp dan torsi 489 Nm. Alasan dipilihnya mesin FA24 adalah gara-gara aturan efisiensi BBM dan gas buang yang kian ketat, di mana mesin EJ25 gagal lulus dua syarat tersebut.

Mesin FA24 Subaru bisa ditemui di berbagai macam model, semisal Subaru Ascent, Legacy dan Outback. Standarnya, mesin FA24 punya 260 hp dan 375 Nm. Khusus untuk Subaru WRX STI, Subaru akan memasangkan crankshaft baru yang sudah diperkuat, piston yang lebih tangguh, timing balance yang lebih optimal, katup dan intake yang sudah disetel ulang dan boost turbo yang lebih besar.

Subaru juga konon sudah mempelajari mesin-mesin 4 silinder lain dengan tenaga super sebagai patokan. Ada juga warta bahwa mesin yang dipelajari oleh Subaru termasuk mesin M139 milik Mercedes-AMG dengan angka “45”, seperti A45, CLA45 dan GLA45. Memang mesin itu dinobatkan sebagai mesin 4 silinder terkuat, sebab sanggup menghasilkan 416 hp dan hampir 500 Nm dari mesin 2.000 cc turbo. Buat mesin 4 silinder road legal, itu angka yang gila sekali.

Selain Subaru WRX STI, Subaru juga akan membenamkan mesin FA24 ke Subaru BRZ generasi kedua, namun khusus BRZ nampaknya peranti turbo akan dilepas. Buat apa turbo, toh BRZ memang diset sebagai adiknya WRX STI kok. Jika BRZ pakai mesin itu, pasti Toyota juga akan pakai untuk GR 86 generasi kedua nanti.

Porsche Akali Mesin Dan Audio System

Porsche Akali Mesin Dan Audio System

asiandrive.web.id Salah satu monster aspal,Porsche mulai melakukan modifikasi di audio dan juga penggunaan mesin 4000ccnya. Beberapa artikel yang akan kami sajikan untuk anda kali ini ,bisa sangat membantu apabila anda ingin mencari informasi yang berikaitan mengenai Porsche Akali Mesin Dan Audio System. Dan dalam kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang membahas dan mengulas mengenai Porsche Akali Mesin Dan Audio System

Jika ada hal yang kurang berkenan dengan duet Porsche 718 Cayman dan Boxster, itu adalah suara mesin flat 4 turbonya. Hanya suara mesinnya saja ya. Performa dan respon dari mesin 2.000 cc serta 2.500 cc flat 4 turbo milik 718 Boxster dan Cayman memanglah bagus, tapi suaranya bukan suara yang berkharisma dan merdu macam mesin flat 6 lamanya. Masa Porsche suaranya seperti Subaru? Kalau Subaru bersuara Subaru sih tak apa-apa.

Menyadari hal ini, Porsche akhirnya menawarkan mesin 4.000 cc flat 6 non turbo di 718 Cayman GTS dan 718 Boxster GTS. Ini berarti ada perubahan lagi di pilihan mesin Cayman dan Boxster pada tiap tipe. Rinciannya sebagai berikut : Cayman dan Boxster biasa dan tipe “T” dapat mesin 2.000 cc turbo, Cayman dan Boxster tipe “S” dapat mesin 2.500 cc turbo, Cayman dan Boxster GTS dapat mesin baru 4.000 cc flat 6 non turbo ini, sementara Cayman GT4 dan Boxster Spyder dapat mesin 4.000 cc flat 6 non turbo terbaik dengan 414 hp.

Nah, mesin 4.000 cc flat 6 non turbo di Cayman GTS dan Boxster GTS baru kodenya 9A2, mirip dengan versi GT4 dan Spyder tapi dengan tenaga lebih kecil, yakni 395 hp. Lebih kecil 19 hp dari kakak-kakaknya, tapi naik sekitar 30 hp dari versi GTS lama. Selain tenaga naik, jaminan mutu dari pengalaman mengendarai Porsche akan menjadi lebih paripurna dan kental berkat kembalinya simfoni merdu suara mesin flat 6 khas Porsche yang tidak diganggu dengan suara turbo.

Terus, apa baik mengambil keputusan mengembangkan mesin ini buat tipe GTS? Hari ini banyak pabrikan yang sudah melangkah ke energi alternatif seperti listrik dan hydrogen, bahkan Porsche sendiri sudah punya Porsche Taycan yang merupakan sebuah mobil listrik. Sampai kapan mesin 4.000 cc flat 6 ini akan hidup? Dr Frank Walliser, wakil presiden lini produksi Porsche 718 dan Porsche 911 memberikan jawabannya kepada Car Throttle.

Menurutnya, saat ini mesin 9A2 bisa hidup karena sudah lolos aturan emisi Euro 6DG-Temp. Itu juga berkat teknologi saringan partikulat bensin dan cylinder deactivation management. Teknologi yang disebut terakhir ada juga di Honda Accord V6 generasi 8 dan Mazda 6 terbaru. Akan tetapi, ke depannya Porsche harus memutar otak supaya mesin ini bisa lolos tes emisi yang lebih ketat, utamanya legislasi “AP” dan Euro 7.

“Saat ‘AP’ datang, kami harus memenuhinya… ‘AP’ adalah tahap akhir Euro 6 yang harusnya akan dipakai hingga 2023,”kata Dr Frank Walliser.”Mudah-mudahan 3 tahun setelah itu kami bisa tenang, lalu mungkin ada peningkatan lagi setelah ‘AP’, baru setelahnya ada perubahan besar, yakni datangnya Euro 7,” tambahnya. Artinya, paling tidak mesin ini bisa bertahan hidup sampai 2023, atau jika tak ada halangan, tahun 2026 juga masih bisa.

Standar-standar Euro 7 masih belum diketahui, jadi susah mengira-ngira apa mesin ini bisa benar-benar lanjut sampai 2026. Meski ada gosip bahwa Cayman dan Boxster akan berubah jadi mobil listrik, tapi,”Pertanyaannya, seberapa cepat pasarnya akan terbentuk? Apakah layak? Apa mobil ini akan tetap keren? Inilah yang harus kita pertimbangkan – bagaimana kita bisa menjaga roh dan jiwa mobil ini.”

Baca Juga : Cara Pegang Setir Yang Handal Dan Benar

Ia mengambil contoh Porsche Taycan. Menurutnya,”Taycan sudah menunjukkan kalau kita bisa bikin mobil listrik yang rasa dan jiwanya masih sangat Porsche. Menyetirnya terasa sangat Porsche, rasa pengalamannya juga Porsche.” Tambah Walliser,”Jika kita bisa mempersembahkan mobil sport dengan cara tadi, kenapa tidak? Saat ini kita harus melihat segala alternatif – Ada hybrid, ada mobil listrik, ada mesin non-turbo.”

Menurutnya, Porsche mempunyai Unique Selling Point (USP) alias nilai jual khas dengan menawarkan mesin non turbo di mobil sport tahun 2020-an. Karena hari gini semua mobil pakai turbo, kini mesin non-turbo performa tinggi jadi terasa berbeda.”Kami juga menjual emosi dan melakukan hal yang tak pernah terbayangkan,” tutupnya.

Porsche menjadi salah satu pabrikan otomotif yang secara resmi merilis mobil listrik mereka, yaitu Porsche Taycan. Langkah ini menjadi sebuah catatan positif mereka di dalam dunia otomotif, apalagi karena keberanian mereka untuk mencoba menjual mobil listrik. Nah, kalau kita bicara mobil listrik, sebenarnya ada satu hal yang selalu menarik untuk dibahas dan menjadi nature dari sebuah mobil listrik, yaitu suara. Yap, mobil listrik bersuara hening, dimana terlihat keren dan modern, namun juga menjadi polemik bagi beberapa pihak.

Bagi beberapa pihak, mobil listrik juga tetap perlu mengeluarkan suara. Salah satunya adalah untuk penanda keberadaan dari mobil tersebut, kaitannya adalah perkara safety. Kalau menurut kami, mobil listrik Porsche sendiri juga perlu memiliki suara, bukan sekedar sebagai penanda keberadaan mobil namun juga untuk membangkitkan kesan sporty yang sudah menjadi identitas sebuah Porsche. Baru – baru ini, pihak Porsche memutuskan untuk membeli saham dari DSP Concepts. Bagi kalian yang asing dengan perusahaan ini, DSP Concepts adalah perusahaan asal Silicon-Valley yang bergerak di bidang audio.

DSP Concepts sendiri memiliki keahlian di pengembangan perangkat lunak untuk audio signal processing dan audio algorithm. Total investasi yang ditanamkan Porsche di perusahaan ini mencapai 14,5 juta USD. Nah, Porsche sendiri bukanlah pabrikan otomotif pertama yang menanamkan modal di DSP Concepts. Sebelumnya, sudah ada BMW iVentures yang juga menanamkan modal di perusahaan ini. DSP Concepts sendiri menawarkan pengembangan platform audio yang canggih bernama Audio Weaver. Audio Weaver sendiri menawarkan plaform untuk pengembangan algoritma audio in-house. Nah, platform inilah yang akan digunakan di Porsche Taycan.

“Kita semua sudah familiar dengan keunikan suara mesin ICE Porsche. Dan kami ingin mentransferelemen esensial Porsche tersebut ke mesin listrik yang ada di Posche Taycan”, ujar VP of Electric/Electronics Development Porsche, Oliver Seifert. Nah, Porsche merasa teknologi yang dimiliki DSP Concepts akan mewujudkan apa yang ingin dikembangkan Porsche pada Taycan. Kami sendiri juga cukup penasaran seperti apa suara yang ingin ditanamkan oleh pihak Porsche pada mobil listrik pertama mereka. Tentunya tidak jauh – jauh dari suara khas mobil ICE mereka yang membuat eargasm para petrolhead.

ID4 Volkswagen Terbaru Dengan Daya Elektrik

ID4 Volkswagen Terbaru Dengan Daya Elektrik

asiandrive.web.id Beberapa artikel yang akan kami sajikan untuk anda kali ini ,bisa sangat membantu apabila anda ingin mencari informasi yang berikaitan mengenai ID4 Volkswagen Terbaru Dengan Daya Elektrik Dan dalam kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang membahas dan mengulas mengenai ID4 Volkswagen Terbaru Dengan Daya Elektrik

Sebagai kelanjutan dari gempuran model elektrifikasi, Volkswagen siap meluncurkan crossover elektrik. Diberi nama ID4, pelengkap ID3 Hatchback ini direncanakan menyapa publik pada New York Auto Show. Belum ada data spesifikasi resmi. Namun, EV anyar ini dipastikan mengusung gaya mobil konsep ID Crozz.

Mengacu foto pengujian yang beredar, tema dari ID Crozz jelas terpancar di ID4. Terutama pada gambaran profil samping. Titik puncak dan lembah garis bahu diidentifikasi serupa rancangan Crozz. Lalu, bagian perut tinggi dengan bukaan spatbor besar menjadi ciri mendasar Crozz dan mungkin EV Volkswagen ke depan. Menciptakan imaji seorang anak bertubuh gempal nan lugu.

Kendati begitu, garis atap cenderung konvensional sedikit melandai. Membuat desain tidak begitu identik dengan model konsep. Jangan dulu kecewa bila ID4 tidak semirip ide awal lantaran VW juga berencana mengenalkan ID5. Sebuah SUV beratap kupe. Belum ada terawangan mengenai eksekusi rancang busana, boleh berandai akan dibuat mirip prototipe.

ID4 dan ID5 berusaha mengombinasikan garis dinamis mobil sport dengan kapabilitas segala medan. Dikabarkan juga bakal menyuguhkan ruang kabin setara SUV 7-seater andalan mereka : Tiguan Allspace. Jika berkaca pada Crozz, pengukuran panjang 4.625 mm, lebar 1.891 mm, dan tinggi 1.609 mm diposisikan antara Tiguan 5-seater dan 7-seater.

Baca Juga : MCLaren 720S Diasapi VW IDR

Basis platform MEB pada ID Crozz mengandalkan dua motor listrik. Satu di poros depan dan satu di belakang, dengan sumber daya baterai 83 kWh tertanam di struktur lantai. Komposisi dua motor listrik ini dialirkan ke penggerak empat roda. Motor listrik di bagian depan sanggup mengail tenaga hingga 101 bhp dan torsi 140 Nm. Unit di belakang berpotensi keluarkan daya lebih besar : 201 bhp, 309 Nm. Kombinasi keduanya menghasilkan output sebesar 302 Hp, serta torsi fantastis 450 Nm.

Pertikaian tenaga dengan ID3 Hatchback berarti tidak sampai 100 Hp. Maksud diferensiasi, kemungkinan hanya untuk menyeimbangkan penambahan bobot dari motor listrik dan pengembangan dimensi. Ia diekspektasikan memiliki kemampuan jarak tempuh sejauh 500,5 km. Belum ada informasi resmi mengenai performa, VW hanya mengungkapkan kehendak mereka untuk membatasi top speed di 180 kpj.

Duo mobil listrik ini berperan penting dalam daftar menu elektrifikasi global VW. Terlebih ID4 yang notabene menjadi SUV listrik pertama pabrikan Wolfsburg. Basis produksi di Eropa, Amerika Serikat, dan Cina memberi status sebagai model global. Mereka pun menjadi bagian akselerasi dari ambisi awal VW menjual satu juta unit EV pada 2025. Target ini bahkan dipercepat sampai 2023 mendatang.