Fitur Keselamatan Pada Mobil Bukan Pada AirBag

Fitur Keselamatan Pada Mobil Bukan Pada AirBag

asiandrive.web.id Beberapa artikel yang akan kami sajikan untuk anda kali ini ,bisa sangat membantu apabila anda ingin mencari informasi yang berikaitan mengenai Fitur Keselamatan Pada Mobil Bukan Pada AirBag Dan dalam kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang membahas dan mengulas mengenai Fitur Keselamatan Pada Mobil Bukan Pada AirBag

Saat ini para pabrikan mobil berlomba-lomba menghadirkan berbagai fitur keselamatan terbaru untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan berkendara, baik untuk pengemudi maupun para penumpang ketika melakukan perjalanan. Beberapa fitur keselamatan terbaru yang biasanya disematkan antara lain sensor pejalan kaki, kantung udara, airbag hingga kamera pengaman.

Namun, kebanyakan para pengemudi dan penumpang tidak mengetahui bahwa fitur keamanan paling utama dalam sebuah kendaraan adalah seatbelt atau sabuk pengaman. Hal tersebut diungkapkan oleh Product Knowledge Planning Division PT Toyota Astra Motor, Gandhi Ahimsa Putra“Keamanan yang paling penting dalam sebuah kendaraan adalah seatbelt, sedangkan yang lainnya seperti airbag dan lain-lain merupakan fitur pendukungnya,” ucap Gandhi.

Menurutnya, alasan seatbelt menjadi fitur paling penting dalam sebuah kendaraan, karena fitur ini langsung menempel pada tubuh manusia. Karena itu, Toyota mencoba mengembangkan teknologi pada seatbelt agar dapat melindungi pengendara dengan optimal lagi.

“Sekaran kan seatbelt sudah jadi standard safety yang harus ada di setiap kendaraan. Karena itulah kami Toyota fokus pada hal itu dan terus mencoba mengembangkannya untuk keselamatan pengendara dan penumpang,” tambah Gandhi.

Sekarang seatbelt hadir menggunakan teknologi pretensioner mechanism dan force-limiter mechanism, dimana teknologi ini akan melindungi penggunanya jika terjadi benturan keras. Pretensioner mechanism yang terpasang pada seatbelt membuat penggunanya tidak terpental ke depan atau membuatnya tetap berada di kursi.

Selain itu terdapat juga force-limiter mechanism yang akan bekerja sesaat setelah pretensioner mechanism, dimana sabuk pengaman akan mengendur sehingga badan akan terbentur dengan airbag yang telah mengembang, atau membuat benturan yang terjadi tidak terlalu keras sehingga resiko patah tulang bahu akibat tekanan pada seatbelt dapat diminimalisir.

“Jadi kedua teknologi seatbelt tersebu bekerja selaras dengan airbag. Kedua teknologi ini akan bekerja ketika airbag telah mengembang sehingga benturan tidak akan terlalu keras, sehingga pengendara dapat terlindungi,” ucap Gandhi.

ASEAN NCAP (New Car Assessment Program for Southeast Asia) memberikan kepada All New Honda CR-V Turbo predikat sebagai mobil dengan tingkat tertinggi dari fitur keselamatan mobil yang terpasang di dalamnya.

All New Honda CR-V Turbo menjadi model pertama yang mampu meraih 5 bintang di bawah new assessment protocol 2017-2020. All New Honda CR-V Turbo berhasil mengumpulkan total skor 88,8 dari nilai maksimal yang bisa didapatkan yaitu 100. Pengujian keselamatan yang dilakukan meliputi tes tabrak depan, tes tabrak samping dan evaluasi terhadap seluruh fitur keamanan yang disematkan di dalam mobil tersebut.Untuk kategori Adult Occupant Protection (AOP) All New Honda CR-V berhasil mendapatkan skor 47,25, kategori Child Occupant Protection (COP) mobil ini mengumpulkan skor 22,84, sedangkan untuk Safety Assist Technologies (SA) mobil buatan Honda ini berhasil mengumpulkan skor sebanyak 18,71.

Baca Juga : Kelemahan Kunci Mobil Immobilizer

Honda CR-V generasi kelima ini pertama kali muncul di Thailand pada bulan Maret 2017 lalu. Selanjutnya mobil ini diluncurkan di Indonesia, Malaysia serta Filipina. Mobil SUV Premium buatan Honda ini telah mendapatkan apresiasi yang sangat luar biasa dari para pelanggannya yang berada di kawasan Asia Tenggara.

All New Honda CR-V Turbo mempunyai berbagai fitur keselamatan yang dilengkapi dengan struktur bodi standar Advanced Compatibility Engineering TM (ACE TM) dan G-Force Control (G-CON). Untuk fitur keamanan pasif dan aktif, Mobil ini dilengkapi dengan 6 airbags (Dual SRS Airbags, i-Side Airbags dan Side Curtain Airbags), Hill Start Assist (HAS), Multi-angle Rearview Camera, Vehicle Stability Assist (VSA), dan Emergency Stop Signal (ESS).

ASEAN NCAP (New Car Assessment Program for Southeast Asia) merupakan suatu program dari NCAP yang mempunyai tujuan untuk mengevaluasi standar keamanan berbagai kendaraan yang digunakan oleh para masyarakat yang berada di wilayah Asia Tenggara. Hal ini juga sekaligus untuk meningkatkan kesadaran para konsumen serta mendorong untuk selalu mengutamakan keamanan dalam berkendara. Uji tabrak ASEAN NCAP dilakukan merupakan hasil kolaborasi antara Japan Automobile Research Institute (JARI) dengan Asean NCAP.

Patut ditunggu hasil dari ASEAN NCAP lainnya sehingga akan membuat Anda menjadi lebih mudah dalam memilih kendaraan yang aman bagi keluarga Anda.