Latest Posts

Fitur Keselamatan Pada Mobil Bukan Pada AirBag

Fitur Keselamatan Pada Mobil Bukan Pada AirBag

asiandrive.web.id Beberapa artikel yang akan kami sajikan untuk anda kali ini ,bisa sangat membantu apabila anda ingin mencari informasi yang berikaitan mengenai Fitur Keselamatan Pada Mobil Bukan Pada AirBag Dan dalam kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang membahas dan mengulas mengenai Fitur Keselamatan Pada Mobil Bukan Pada AirBag

Saat ini para pabrikan mobil berlomba-lomba menghadirkan berbagai fitur keselamatan terbaru untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan berkendara, baik untuk pengemudi maupun para penumpang ketika melakukan perjalanan. Beberapa fitur keselamatan terbaru yang biasanya disematkan antara lain sensor pejalan kaki, kantung udara, airbag hingga kamera pengaman.

Namun, kebanyakan para pengemudi dan penumpang tidak mengetahui bahwa fitur keamanan paling utama dalam sebuah kendaraan adalah seatbelt atau sabuk pengaman. Hal tersebut diungkapkan oleh Product Knowledge Planning Division PT Toyota Astra Motor, Gandhi Ahimsa Putra“Keamanan yang paling penting dalam sebuah kendaraan adalah seatbelt, sedangkan yang lainnya seperti airbag dan lain-lain merupakan fitur pendukungnya,” ucap Gandhi.

Menurutnya, alasan seatbelt menjadi fitur paling penting dalam sebuah kendaraan, karena fitur ini langsung menempel pada tubuh manusia. Karena itu, Toyota mencoba mengembangkan teknologi pada seatbelt agar dapat melindungi pengendara dengan optimal lagi.

“Sekaran kan seatbelt sudah jadi standard safety yang harus ada di setiap kendaraan. Karena itulah kami Toyota fokus pada hal itu dan terus mencoba mengembangkannya untuk keselamatan pengendara dan penumpang,” tambah Gandhi.

Sekarang seatbelt hadir menggunakan teknologi pretensioner mechanism dan force-limiter mechanism, dimana teknologi ini akan melindungi penggunanya jika terjadi benturan keras. Pretensioner mechanism yang terpasang pada seatbelt membuat penggunanya tidak terpental ke depan atau membuatnya tetap berada di kursi.

Selain itu terdapat juga force-limiter mechanism yang akan bekerja sesaat setelah pretensioner mechanism, dimana sabuk pengaman akan mengendur sehingga badan akan terbentur dengan airbag yang telah mengembang, atau membuat benturan yang terjadi tidak terlalu keras sehingga resiko patah tulang bahu akibat tekanan pada seatbelt dapat diminimalisir.

“Jadi kedua teknologi seatbelt tersebu bekerja selaras dengan airbag. Kedua teknologi ini akan bekerja ketika airbag telah mengembang sehingga benturan tidak akan terlalu keras, sehingga pengendara dapat terlindungi,” ucap Gandhi.

ASEAN NCAP (New Car Assessment Program for Southeast Asia) memberikan kepada All New Honda CR-V Turbo predikat sebagai mobil dengan tingkat tertinggi dari fitur keselamatan mobil yang terpasang di dalamnya.

All New Honda CR-V Turbo menjadi model pertama yang mampu meraih 5 bintang di bawah new assessment protocol 2017-2020. All New Honda CR-V Turbo berhasil mengumpulkan total skor 88,8 dari nilai maksimal yang bisa didapatkan yaitu 100. Pengujian keselamatan yang dilakukan meliputi tes tabrak depan, tes tabrak samping dan evaluasi terhadap seluruh fitur keamanan yang disematkan di dalam mobil tersebut.Untuk kategori Adult Occupant Protection (AOP) All New Honda CR-V berhasil mendapatkan skor 47,25, kategori Child Occupant Protection (COP) mobil ini mengumpulkan skor 22,84, sedangkan untuk Safety Assist Technologies (SA) mobil buatan Honda ini berhasil mengumpulkan skor sebanyak 18,71.

Baca Juga : Kelemahan Kunci Mobil Immobilizer

Honda CR-V generasi kelima ini pertama kali muncul di Thailand pada bulan Maret 2017 lalu. Selanjutnya mobil ini diluncurkan di Indonesia, Malaysia serta Filipina. Mobil SUV Premium buatan Honda ini telah mendapatkan apresiasi yang sangat luar biasa dari para pelanggannya yang berada di kawasan Asia Tenggara.

All New Honda CR-V Turbo mempunyai berbagai fitur keselamatan yang dilengkapi dengan struktur bodi standar Advanced Compatibility Engineering TM (ACE TM) dan G-Force Control (G-CON). Untuk fitur keamanan pasif dan aktif, Mobil ini dilengkapi dengan 6 airbags (Dual SRS Airbags, i-Side Airbags dan Side Curtain Airbags), Hill Start Assist (HAS), Multi-angle Rearview Camera, Vehicle Stability Assist (VSA), dan Emergency Stop Signal (ESS).

ASEAN NCAP (New Car Assessment Program for Southeast Asia) merupakan suatu program dari NCAP yang mempunyai tujuan untuk mengevaluasi standar keamanan berbagai kendaraan yang digunakan oleh para masyarakat yang berada di wilayah Asia Tenggara. Hal ini juga sekaligus untuk meningkatkan kesadaran para konsumen serta mendorong untuk selalu mengutamakan keamanan dalam berkendara. Uji tabrak ASEAN NCAP dilakukan merupakan hasil kolaborasi antara Japan Automobile Research Institute (JARI) dengan Asean NCAP.

Patut ditunggu hasil dari ASEAN NCAP lainnya sehingga akan membuat Anda menjadi lebih mudah dalam memilih kendaraan yang aman bagi keluarga Anda.

Kelemahan Kunci Mobil Immobilizer

Kelemahan Kunci Mobil Immobilizer

asiandrive.web.id Beberapa artikel yang akan kami sajikan untuk anda kali ini ,bisa sangat membantu apabila anda ingin mencari informasi yang berikaitan mengenai Kelemahan Kunci Mobl Immobilizer, Dan dalam kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang membahas dan mengulas mengenai Kelemahan Kunci Mobl Immobilizer

Sekarang ini hampir semua mobil keluaran terbaru telah dibekali dengan berbagai fitur canggih. Salah satu fitur canggih tersebut adalah kunci immobilizer. Kunci mobil ini dirancang menggunakan sistem enkripsi elektronik sehingga jauh berbeda dari berbagai model standar yang pada umumnya ada.General Repair Service Manager Toyota Astra Motor, Iwan Abdurrahman menjelaskan bahwa meskipun telah disematkan dengan teknologi canggih, namun kunci immobilizer ini tetap saja mempunyai kekurangan dan kelebihan.“Keuntungan menggunakan kunci ini adalah aman. Sebab mobil hanya dapat dihidupkan menggunakan anak kunci yangsudah terdaftar di ECU mobil. Jadi mesin mobil tidak akan hidup jika dibobol menggunakan obeng,” ucapnya, seperti dilansir laman Viva News.

Sekilas sistem kerja kunci berteknologi canggih hampir mirip dengan kunci mobil dengan menggunakan alarm konvensional. Akan tetapi yang membedakan adalah, pada immobilizer ditanamkan sebuah enkripsi, yang berarti terdapat sinyal atau frekuensi yang mampu dikirim, diterima, dan diacak yang hanya bisa diterjemahkan oleh alat yang telah ditentukan sebagai pasangannya.“Pastinya susah dibobol, sebab itu tadi, kalau kunci yang dimasukkan tidak di kenali oleh mobil, maka mesin enggak akan mau hidup (hanya starter saja yang menyala),” ungkap Iwan.Berbicara mengenai kelemahan, Iwan mengatakan bahwa komponen yang terdapat pada kunci ini sangat mahal daripada kunci biasanya. Karena itu, jika disematkan menjadi fitur standar, maka dapat membuat harga mobil mengalami peningkatan.

Tidak hanya itu, resikonya pun cukup tinggi jika sampai kunci immobilizer hilang, sebab Anda tidak dapat menduplikatnya secara sembarangan, sebab kunci tersambung dengan ECU mobil.“Kerugian menggunakan kunci ini tentu adalah biayanya yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan kunci biasa. Akan tetapi hal ini sebanding dengan manfaat yang didapatkan oleh pemilik kendaraan,” ucap Iwan.Namun hal terbaik yang harus tetap Anda lakukan adalah tetap menjaga kunci mobil immobilizer tidak jatuh ke tangan orang lain. Sebab, jika sampai jatuh atau tercecer ke tangan orang lain, maka bukan tidak mungkin dapat disalahpergunakan sehingga membuat Anda kehilangan kendaraan impian Anda.

Baca Juga : Porsche Taycan Bukan Taychan Siap Mengaspal

Menurut beberapa pakar otomotif, kelemahan immobilizer masih terletak pada harganya. Jadi, jika terjadi kerusakan pada salah satu komponen immobilizer, pemilik mobil harus mengganti seluruh rangkaiannya termasuk kunci, rumah kunci, ECM, hingga PCM. Terlebih lagi jika kunci hilang atau patah, tidak ada solusi lain selain menggantinya.Hal tersebut juga menjadi alasan mengapa mobil baru dengan immobilizer memiliki harga yang lebih tinggi. Bahkan, pada beberapa merek mobil, immobilizer hanya disematkan pada tipe teratas. Singkatnya, kecanggihan sistem ini belum bisa dijangkau oleh semua pengguna kendaraan di Indonesia.Kelebihan dan kelemahan immobilizer di atas membuktikan bahwa sistem canggih pun masih bisa memiliki kekurangan. Inilah mengapa Anda sebagai pemilik mobil harus menambah keamanan eksternal kendaraan melalui asuransi.

Contohnya saja asuransi kendaraan bermotor dari ACA yang memiliki layanan yang komprehensif. Dengan harga premi yang terjangkau dan bisa disesuaikan dengan bujet, ACA memberikan perlindungan dari kehilangan, kecelakaan, dan risiko kerugian yang bisa Anda alami di jalan.ACA menawarkan tiga paket yang berbeda untuk perlindungan kendaraan bermotor Anda yaitu Otomate, Otomate Smart, dan Otomate Solitaire. Beberapa layanan yang menguntungkan dari ACA adalah adanya mobil pengganti selama mobil rusak, layanan perbaikan darurat, dan servis di bengkel rekanan ACA. Selain itu, masih banyak lagi perlindungan yang bisa Anda dapatkan sesuai paket yang dipilih.Mobil adalah salah satu aset yang berharga. Maka dari itu, Anda perlu membekali kendaraan dengan sistem dan perlindungan keamanan yang memadai. Terlebih lagi jika Anda adalah orang yang aktif berkendara dalam keseharian. Walaupun membutuhkan sedikit biaya ekstra, memasang immobilizer dan mendaftar pada asuransi kendaraan bermotor bisa jadi pilihan yang tepat.

Porsche Taycan Bukan Taychan Siap Mengaspal

Porsche Taycan Bukan Taychan Siap Mengaspal

asiandrive.web.id Beberapa artikel yang akan kami sajikan untuk anda kali ini ,bisa sangat membantu apabila anda ingin mencari informasi yang berikaitan mengenai Porsche Taycan Bukan Taychan Siap Mengaspal Dan dalam kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang membahas dan mengulas mengenai Porsche Taycan Bukan Taychan Siap Mengaspal

Bila tidak ada halangan, kemungkinan besar Porsche Taycan listrik datang di Oktober. Mengingat ia bukanlah sebuah model konvensional, perencanaan tentu lebih dari sekadar mendatangkan mobil. Lantas, langkah apa saja yang dilakukan Eurokars Artha Utama agar kendaraan bermotor listrik (KBL) ini dapat mendarat dengan mulus di Tanah Air?

Kedatangan Taycan sendiri diamini oleh Managing Director EAU, Jason Broome. Bukan sebatas untuk memamerkan teknologi, daftar pemesanan pun telah dibuka. “Seharusnya sudah sampai di Oktober. Maunya saya untuk pemakaian pribadi, tapi sayang, mobil itu untuk dijual,” candanya. Ia menambahkan,”Kami sudah menerima pesanan dan waiting list sudah siap, bahkan sudah ada beberapa orang memesan Taycan.”

Meski begitu, unit baru akan didistribusikan beberapa bulan setelah itu. Lantaran, begitu mobil datang perlu melalui proses homologasi terlebih dahulu. Indikasi mereka paling cepat di Oktober bila tak ada aral melintang. “Yang belum diketahui sementara ini adalah jenis proses perizinan mobil listrik yang belum ditetapkan. Belum ada pedoman pasti untuk disetujui karena belum ada kendaraan yang dapat diuji. Saya baru memahami saat rapat dengan (perusahaan teknologi) ABB bahwa ada pengujian baru sebelum memasuki tahap homologasi untuk membuktikan kesesuaian dengan regulasi,” jelasnya.

Tak mudah memang memasukkan Taycan EV. Diakui bahwa akan ada banyak perubahan yang tak dapat diduga. Namun, Ia melakukan yang terbaik untuk saat ini dengan tetap berhubungan dengan PLN, ABB, dan pihak terkait dengan proses homologasi. Pun sebuah tim telah dibentuk untuk terus update informasi, sebab mereka harus segera merenovasi bangunan Porsche di daerah Arteri Pondok Indah, Jakarta Selatan.

Porsche Jakarta Center nantinya bakal dibuatkan charging station khusus Taycan. Pembangunan juga bukan suatu hal mudah. Selain meminta izin ke pemerintahan, banyak hal perlu dirombak. Misal, memperbesar ukuran transformer, lanjut memasang kabel yang tentu tidak pendek ataupun sedikit, berikut pula menempatkan stasiun pengisian di luar. Maka dari itu, penting untuk terus mengetahui perkembangan informasi.

Di samping infrastruktur, mereka juga ingin memastikan konsumen tidak mengalami kendala usai meminang Taycan. Pemasangan fasilitas charging di rumah akan dibantu oleh kontraktor lokal yang bekerja sama dengan Porsche. Jason kini tengah mencari fasilitator tersebut.

Rencana mendatangkan Taycan ternyata tidak sampai penjualan dan purna jual saja. Ada pertimbangan lanjutan terkait limbah baterai. Entah itu di akhir hayat unit mobil, atau ketika baterai rusak. Ini turut menjadi perhatian karena baterai rusak tidak dapat dibuang sembarangan. Peraturan prinsipal sendiri cukup ketat soal memasarkan KBL ini.

“Dikarenakan ini merupakan bagian perjanjian dengan Porsche, mereka tidak bakal mengizinkan kami mengambil unit kecuali dapat memastikan siklus penuh terselesaikan. Mulai dari menjual mobil, memperbaiki, dibuang atau baterai bermasalah, kami harus memberikan itu kepada pendaur ulang. Jika siklus ini tidak selesai, Porsche tidak akan mengizinkan kami menjualnya,” pungkas Jason. Diakui sudah ada tiga perusahaan dunia akan menjalani perjanjian tender untuk mengambil limbah baterai mobil listrik Porsche. Porsche Indonesia punya nakhoda baru. Ialah Jason Broome, didapuk sebagai Managing Director Eurokars Artha Utama (EAU) per Januari 2020. Sebelumnya, pria Inggris ini memimpin operasional Porsche di Mongolia sejak 2013 hingga 2018. Kini, ia datang untuk memimpin penjualan dan pelayanan Porsche di Indonesia.

Agar sukses di Indonesia, Porsche mengaku tetap fokus pada konsumen dan layanan purnajual. Bagaimana cara memperlakukan mereka dengan benar. Dan di sini, perusahaan bahkan menerima servis (perbaikan) segala jenis kendaraan. Entah itu model lawas maupun barang gres. Lalu hal lain yang sangat dicermati ialah menggali potensi pasar kendaraan premium di sini. “Misalnya Porsche Macan, yang jadi unit sangat penting bagi kami. Ia merupakan entry level yang laku. Bahkan posisi global pun demikian,” terang Jason saat dijumpai di kantor pusat Porsche Centre, Jakarta Selatan (29/1).

Sekadar gambaran saja. Sebanyak 99.944 unit Porsche Macan dikirim ke pelanggan global. Sport SUV entry level ini pemasarannya melambung 16 persen dibandingkan torehan 2018. Jenis SUV memang makin digemari konsumen dan jadi salah satu perhatian utama Jason. Lalu penjualan global kedua dihuni Cayenne. Spesifikasi di atas Macan. Sang kakak terkirim 92.055 di seluruh dunia, atau meningkat 29 persen dari tahun sebelumnya. Bahkan tipe plug-in hybrid turut berkontribusi pada pelonjakan jualan itu.

Baca Juga : ID4 Volkswagen Terbaru Dengan Daya Elektrik

Namun sayang, ia kurang tertarik memboyongnya di sini. “Untuk kendaraan plug-in hybrid macam Cayenne agaknya kurang berminat dibawa. Sebab Anda mendapat pajak lebih mahal. Untuk engine dan motor listrik. Sehingga harga jual sangat mahal. Itulah pemahaman saya. Dan kami juga terus melakukan investigasi, melihat pasar dan regulasi. Kalaupun ada market (negara lain) yang menjual Porsche hybrid itu karena ada regulasi yang mendukung.”

Paradigm shift dalam industri mobil diakuinya berubah. Secara global tren kendaraan listrik (EV) naik terus. Lalu minat pelanggan pada model elektrik meningkat pesat. Lebih dari 80.000 kendaraan listrik (VW Group) terjual di dunia. Selaras dengan peningkatan yang terjadi, sekitar 60 persen. Apakah bakal ada unit EV yang dijual dalam waktu dekat? Ia tidak menampik, namun masih melihat regulasi dan infrastruktur elektrifikasi di Indonesia yang menjadi tantangan.

“Dan saya belum bisa memberi gambaran angka market. Tapi menurut saya potensi sportscar masih sangat kuat di Indonesia, dibanding beberapa negara di Asean. Dan di sini permintaan SUV sangat tinggi. Kami merasa beruntung, sebab pada dasarnya Porsche ialah sportscar brand. Tapi bisa menawarkan sport SUV,” kata Broome.

Lantas strateginya ialah bagaimana perusahaan melihat kehidupan pelanggan secara demografi. Model apa yang terus digemari. Soal perakitan, disebut Broome, belum ada arah ke sana. Porsche belum berminat membangun fasilitas perakitan sendiri. “Harus melihat demografi pasarnya dulu. Dalam bisnis perusahaan harus melihat berapa unit mobil yang diproduksi, berapa yang dijual. Bagaimana kondisi permintaan dan berapa pemasukan. Itu semua berpusat pada ongkos,” pungkasnya.

Jason bukanlah sosok baru di dalam Porsche. Sebab ia sudah makan asam garam lebih dari 20 tahun dalam membawa brand. Ia bahkan sempat menukangi di sejumlah pasar otomotif kendaraan mewah. Seperti di Cina, Hong Kong, Kenya, Makau, Mongolia, Selandia Baru, Arab Saudi dan Sri Lanka. Segudang pengalaman itu jadi modal utama, bersentuhan dengan market Indonesia.

“Kami sangat senang menyambut Jason Broome untuk Porsche Indonesia. Dengan pengalamannya yang luas, di industri otomotif mewah. Kami percaya Jason Boome dapat memperkuat merek Porsche di Indonesia,” ujar Shaun Domoney, Group Chief Operating Officer Eurokars Group.

ID4 Volkswagen Terbaru Dengan Daya Elektrik

ID4 Volkswagen Terbaru Dengan Daya Elektrik

asiandrive.web.id Beberapa artikel yang akan kami sajikan untuk anda kali ini ,bisa sangat membantu apabila anda ingin mencari informasi yang berikaitan mengenai ID4 Volkswagen Terbaru Dengan Daya Elektrik Dan dalam kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang membahas dan mengulas mengenai ID4 Volkswagen Terbaru Dengan Daya Elektrik

Sebagai kelanjutan dari gempuran model elektrifikasi, Volkswagen siap meluncurkan crossover elektrik. Diberi nama ID4, pelengkap ID3 Hatchback ini direncanakan menyapa publik pada New York Auto Show. Belum ada data spesifikasi resmi. Namun, EV anyar ini dipastikan mengusung gaya mobil konsep ID Crozz.

Mengacu foto pengujian yang beredar, tema dari ID Crozz jelas terpancar di ID4. Terutama pada gambaran profil samping. Titik puncak dan lembah garis bahu diidentifikasi serupa rancangan Crozz. Lalu, bagian perut tinggi dengan bukaan spatbor besar menjadi ciri mendasar Crozz dan mungkin EV Volkswagen ke depan. Menciptakan imaji seorang anak bertubuh gempal nan lugu.

Kendati begitu, garis atap cenderung konvensional sedikit melandai. Membuat desain tidak begitu identik dengan model konsep. Jangan dulu kecewa bila ID4 tidak semirip ide awal lantaran VW juga berencana mengenalkan ID5. Sebuah SUV beratap kupe. Belum ada terawangan mengenai eksekusi rancang busana, boleh berandai akan dibuat mirip prototipe.

ID4 dan ID5 berusaha mengombinasikan garis dinamis mobil sport dengan kapabilitas segala medan. Dikabarkan juga bakal menyuguhkan ruang kabin setara SUV 7-seater andalan mereka : Tiguan Allspace. Jika berkaca pada Crozz, pengukuran panjang 4.625 mm, lebar 1.891 mm, dan tinggi 1.609 mm diposisikan antara Tiguan 5-seater dan 7-seater.

Baca Juga : MCLaren 720S Diasapi VW IDR

Basis platform MEB pada ID Crozz mengandalkan dua motor listrik. Satu di poros depan dan satu di belakang, dengan sumber daya baterai 83 kWh tertanam di struktur lantai. Komposisi dua motor listrik ini dialirkan ke penggerak empat roda. Motor listrik di bagian depan sanggup mengail tenaga hingga 101 bhp dan torsi 140 Nm. Unit di belakang berpotensi keluarkan daya lebih besar : 201 bhp, 309 Nm. Kombinasi keduanya menghasilkan output sebesar 302 Hp, serta torsi fantastis 450 Nm.

Pertikaian tenaga dengan ID3 Hatchback berarti tidak sampai 100 Hp. Maksud diferensiasi, kemungkinan hanya untuk menyeimbangkan penambahan bobot dari motor listrik dan pengembangan dimensi. Ia diekspektasikan memiliki kemampuan jarak tempuh sejauh 500,5 km. Belum ada informasi resmi mengenai performa, VW hanya mengungkapkan kehendak mereka untuk membatasi top speed di 180 kpj.

Duo mobil listrik ini berperan penting dalam daftar menu elektrifikasi global VW. Terlebih ID4 yang notabene menjadi SUV listrik pertama pabrikan Wolfsburg. Basis produksi di Eropa, Amerika Serikat, dan Cina memberi status sebagai model global. Mereka pun menjadi bagian akselerasi dari ambisi awal VW menjual satu juta unit EV pada 2025. Target ini bahkan dipercepat sampai 2023 mendatang.

MCLaren 720S Diasapi VW IDR

MCLaren 720S Diasapi VW IDR

asiandrive.web.id Beberapa artikel yang akan kami sajikan untuk anda kali ini ,bisa sangat membantu apabila anda ingin mencari informasi yang berikaitan mengenai MCLaren 720S Diasapi VW IDR Dan dalam kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang membahas dan mengulas mengenai MCLaren 720S Diasapi VW IDR

Potensi mobil listrik lawan konvensional menarik untuk disimak. Ini mendemonstrasikan mobil listrik dapat bersenang-senang serta punya tempat seru di dunia kompetisi. Seperti pencetak rekor Pikes Peak Volkswagen IDR listrik melawan supercar asal Inggris Mclaren 720S.

McLaren 720S sendiri merupakan salah satu supercar dengan akselerasi tercepat di dunia. Berbekal jantung V8 90 derajat twin turbo, tenaga sebesar nomenklatur (720 PS) dapat dimuntahkan. Torsi pun tentu berlimpah ruah, memuntir roda belakang sekuat 770 Nm lewat Seamless Shift Gearbox (SSG) 7-percepatan. Segala angka fantastis ini berimplikasi pada torehan akselerasi. Capaian 0-100 kpj diraih dalam tempo 2,9 detik, dan 0-200 kpj dalam 7,8 detik saja.

Kendati terpaut secara data, ternyata VW dapat mengungguli di dunia nyata saat diadu di lintasan lurus. Dibuktikan oleh Chris Harris dalam serial otomotif Top Gear. Sila bandingkan terlebih dahulu, di atas kertas IDR hanya mencatatkan angka 690 PS beserta torsi puncak 650 Nm. Terlihat malu-malu bukan? Tapi ternyata semenjak isyarat start dibunyikan, IDR langsung berlari secepat kilat.

Sebab utama adalah karakteristik puntiran spontan sebuah motor listrik. Dari posisi diam, torsi puncak dapat sesegera mungkin diraih tergantung settingan otak komputer. Ini jelas beda dengan Internal Combustion Engine (ICE). Seperti supercar Inggris ini, ia baru dapat mencapai kekuatan maksimum di putaran 5.500 rpm. Bahkan tenaga puncak keluar hampir di ujung napas, tepatnya 7.500 rpm. Perlu persiapan membangun momentum terlebih dahulu agar mencapai sisi terliar.

Di samping itu, bobot IDR berkontribusi atas keunggulan. Sekitar 300 kg lebih ringan padahal mobil listrik terkenal berat. Ini dikarenakan VW IDR diciptakan sebagai pencetak rekor tanpa batasan regulasi apapun. Ia mengawali kembalinya kampanye VW di dunia hillclimb setelah tidur panjang sejak 1987. Menggandeng pembalap Romain Dumas dan Norma Auto Concept yang berambisi besar di ajang balap naik gunung.

Ya, mereka ditugaskan untuk menciptakan mobil listrik pencetak rekor dengan sokongan bujet dan teknologi VW. Keahlian diuji dengan target utama bobot 10 persen di bawah pencetak rekor elektrik di arena hillclimb, eO PP100. Ini menambah kompleksitas kalkulasi keseimbangan antara rangka monokok serat karbon dengan komponen elektrikal. Agar tetap ringan, IDR hanya menggendong dua motor listrik. Segala jerih payah membuahkan hasil mobil listrik spek kompetisi ‘liar’ dengan berat 1,1 ton.

Tak ketinggalan sisi aerodinamika masuk ke dalam daftar bahan pertimbangan. Pengembangan aero dilakukan melalui cara digital. Di samping itu, Wind Tunnel Porsche turut dilibatkan dalam pengujian nyata. Seluruh upaya ini menghasilkan mobil listrik super kencang dengan potensi akselerasi 0-100 kpj dalam tempo 2,25 detik. Pun IDR berhasil mematahkan rekor eO PP100 di arena hill climb. Padahal eO berkekuatan nyaris 1.600 PS berikut torsi 2.520 Nm.

Kehebatan IDR sanggup membuat Chris Harris mabuk darat. Dikatakan bahwa ini satu-satunya mobil yang sanggup membuatnya demikian akibat G-Force, atau kemungkinan efek dari komponen elektrik. Lantas wajar disimpulkan bila IDR menunjukkan seberapa mengasyikkan dunia motorsport di zaman setrum. Karakteristik anyar dengan potensi yang bisa lebih dari ICE.

1 2 3 4