3-Negara-Asia-Siap-Operasikan-Mobil-Autonomous

3 Negara Asia Siap Operasikan Mobil Autonomous

asiandrive – Berikut adalah ulasan dari kami mengenai 3 Negara Asia Siap Operasikan Mobil Autonomous.  Selain mobil listrik, ada tren lain yang saat ini sedang melanda dunia otomotif, yakni Automated Vehicles atau kendaraan otonom. Mobil ini bisa melaju tanpa intervensi berarti dari pengemudi alias bisa nyetir sendiri.

Karena itu kendaraan otonom tidak bisa menyusuri sembarang jalan, sebab ada beberapa syarat, baik infrastruktur hingga regulasi, yang harus dipenuhi demi keamanan. Sehingga belum banyak negara yang bisa menerapkannya.

KPMG International pernah meriset kendaraan otonom dan hasilnya tertuang dalam Autonomous Vehicles Readiness Index (AVRI) 2019. Hasilnya, dari 25 negara yang terdata, hanya ada lima negara di Asia yang dinilai mampu menerapkan kendaraan otonom.

Oya, KPMG International merupakan jaringan layanan profesional multinasional yang berbasis di Belanda. Kira-kira negara apa saja di Asia yang siap mengoperasikan mobil autonomous ini, ya?

1. Singapura

Singapura

Singapura menjadi satu-satunya negara di Asia Tenggara yang dinilai siap untuk mengadopsi kendaraan otonom. Kesiapan Singapura diwujudkan dengan dibangunnya Centre of Exellence for Testing and Research of Autonomous Vehicles (CETRAN), sebuah kota uji coba khusus kendaraan otonom yang berlokasi di Nanyang Technological University. Kota bohongan ini bahkan didesain layaknya kota sungguhan dengan pemberhentian bus, lampu lalu lintas, bebukitan, gedung tinggi, hingga simulasi hujan buatan.

Kesungguhan Singapura juga dilihat dari dibentuknya organisasi pemerintahan yang secara khusus menangani pengembangan kendaraan otonom. Singapura juga menargetkan pengoperasian bus tanpa supir di tiga wilayah, yaitu Punggol, Tengah, dan distrik inovasi Jurong di tahun 2022.

Baca Juga : Nasib Mobil-mobil Made in Indonesia

2. Jepang

Jepang

Berdasarkan penilaian KPMG, Jepang unggul dalam hal teknologi dan inovasi karena negari sakura ini secara ambisius mencatatkan banyak paten terkait dengan kendaraan otonom.

Sebagaimana yang dilakukan Toyota Motor Corporation. Menurut laporan Patent Result Co., Ltd (Tokyo) di tahun 2018, Toyota telah mengeluarkan 648 paten terkait dengan kendaraan otonom.

Pengembangan kendaraan otonom di Jepang dinilai akan sangat membantu kelompok orang tua. Diketahui bahwa Jepang merupakan salah satu negara dengan banyak penduduk tua di dunia. Hadirnya kendaraan otonom bisa membantu mengantisipasi kecelakaan melibatkan pengemudi berusia tua.

Dalam laporan AVRI, Jepang menargetkan akan secara komersil memasarkan kendaraan otonom di tahun 2022.

3. Korea Selatan

Korea-Selatan

Tak ingin ketinggalan dengan Singapura, Korea Selatan (Korsel) juga membangun kota buatan untuk uji coba kendaraan otonom, yaitu K-City. Dibuka sejak Desember 2018, kendaraan otonom yang diuji coba di sini akan didukung dengan teknologi 5G. Penyedia layanan telekomunikasi nasional Korsel, KT, telah mengetes bis otonom di bandara Incheon pada November tahun lalu.

Kementerian Pertahanan, Infrastruktur, dan Transportasi Korsel juga menyusun proyek Cooperative Intelligence Transport Systems (C-ITS) yang bertujuan untuk meningkatkan keamanan dari kendaraan otonom.